Pengurus Limbago Adat Nagori Kuantan Singingi Dikukuhkan, Bupati: Adat Harus Jadi Pegangan Hidup

Pengurus Limbago Adat Nagori Kuantan Singingi Dikukuhkan, Bupati: Adat Harus Jadi Pegangan Hidup

Beritariau.com, Kuansing — Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, secara resmi mengukuhkan Pengurus Limbago Adat Nagori (LAN) Kabupaten Kuantan Singingi dalam acara yang digelar di Gedung Pertemuan Abdoer Rauf Teluk Kuantan, Kamis (13/11/2025) siang.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat peran adat sebagai pedoman hidup masyarakat Kuantan Singingi.

“Pemangku adat bukan hanya hadir dalam upacara, tetapi menjadi panduan hidup, penimbang salah dan benar, serta peneguh marwah manusia. Oleh karena itu, tugas pokok adat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa dalam tombo adat Kuantan Singingi terdapat empat tonggak utama dalam tatanan pemangku adat nagori, yakni Penghulu, Monti, Dubalang, dan Malin.

“Keempatnya ibarat empat tiang rumah yang berdiri tegak menopang atap marwah adat Kuantan Singingi,” ujar Suhardiman.

Ia mengajak seluruh pemangku adat dan masyarakat untuk terus membesarkan adat sebagai warisan dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.

“Mari kita rawat adat ini bersama-sama, karena di situlah martabat dan jati diri masyarakat Kuansing berada,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suhardiman juga mengungkapkan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hukum Adat Kuantan Singingi saat ini sedang dalam tahap pembahasan di DPRD.

Perda tersebut diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat bagi para datuk dan pemangku adat dalam menegakkan keadilan, menjaga keseimbangan sosial, serta menyejahterakan masyarakat sesuai nilai-nilai adat yang hidup di Kuantan Singingi.

“Dengan adanya Perda ini, kita ingin memberikan taji dan kewenangan yang lebih kuat kepada para pemangku adat dalam menjaga keseimbangan hukum dan ketertiban sosial,” jelas Bupati.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Kuantan Singingi, pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai undangan lainnya. (*)