Wakil Bupati Kampar Terima Audiensi Rumah Sakit Pelita Perhentian Raja

Beritariau.com, Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si. menerima audiensi dari Rumah Sakit Pelita Kecamatan Perhentian Raja di Ruang Rapat Wakil Bupati Kampar, Lantai II Kantor Bupati Kampar, Rabu (12/11).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Rumah Sakit Pelita dr. Rudi Sugiarto Saputra, bersama tim manajemen yang terdiri dari Sarbaini, Anggie Putri Eni, M.J. Bastian, serta Tim Legal RS Pelita Mardoni, S.H.I.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Misharti menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai isu strategis, antara lain peningkatan fasilitas kesehatan, distribusi tenaga medis, serta penguatan program kolaboratif dalam menurunkan angka stunting dan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Perhentian Raja dan sekitarnya.
“Pemerintah Daerah sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh institusi kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Kami mengapresiasi dedikasi Rumah Sakit Pelita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Misharti.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong sinergi antara rumah sakit dan dinas terkait guna memastikan mutu layanan yang merata di seluruh wilayah.
Dalam sesi diskusi, pihak Rumah Sakit Pelita menyampaikan kebutuhan dukungan terhadap pengembangan program promotif dan preventif, serta berharap dapat dilibatkan secara lebih luas dalam pelayanan kesehatan di tingkat kabupaten.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Misharti menegaskan bahwa Pemkab Kampar akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk menindaklanjuti berbagai usulan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya integrasi data kesehatan serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung pelayanan publik yang efisien dan transparan.
Audiensi ditutup dengan penyerahan profil Rumah Sakit Pelita dalam mendukung program “Kampar di Hati”, yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas.
“Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat kolaborasi, kami optimistis pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar akan semakin maju dan berdaya saing,” tutup Misharti. (*)

