Jadi Ketua PATANI Riau, Achmad siap tingkatkan nilai jual hasil pertanian
FOTO : Bupati Rohul Achmad Dilantik Sebagai Ketua PATANI Riau
Beritariau.com, Rohul - Bupati Rokan Hulu (Rohul), Drs H Achmad Msi, Kamis (24/03/16) dikukuhkan sebagai Pengurus Wilayah Pandu Tani Indonesia (PATANI) Provinsi Riau. Pengukuhan Pengurus Wilayah PATANI ini, dilakukan langsung Direktur Utama PATANI Pusat, Sarjan Tahir, di Pendopo Desa Rambah utama, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.
Turut hadir daam Pengukuhan Pengurus Wilayah PATANI Provinsi Riau ini, Sekeretaris Utama PATANI H. Achmad Yahya SE, MM, Direktur Operasional dan Kemitraan Ir. Sri andirani MM, Direktur Keuangan dan Pembiayaan, Ramli Batu Bara S.Kom, Wakil Direktur Operasional dan Kemitraan, Andi Yazi ST.
Selain Bupati Rohul Achmad, Kepengurusan Kanwil Patani Provinsi Riau juga di isi oleh beberapa tokoh penting, seperti Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldi Jusman, Mantan Kadis Pertanian Rohul Sofian Sori, Wakil Bupati Rohul Hafith Syukri, Mantan Ketua DPRD Rohul Nasrul Hadi ST MT, serta beberapa nama tokoh penting lainya yang memiliki dedikasi tinggi mewujudkan kesejahteraan Petani di Provinsi Riau.
Usai resmi dilantik dan dikukuhkan, Kakanwil Patani Provinsi Riau Achmad Msi, juga menyerahkan surat Mandat kepada Pengurus Cabang (Pangcab) PATANI Kabupaten/Kota, masing-masung Pangcab Siak Syamsurizal, Pangcab Patani Pelalawan Anas Badrun, Pangcab Kuansing Aherson, Pangcab Rohil Ridwan, Pangcab Pekanbaru Suhartini Sulesdianingrum Pangcab Rohul Kelmi Amri dan Pangcab Inhu Arwan.
Dalam sambutannya, Sarjan Tahir, mengatakan, PATANI merupakan sebuah organisasi aksi yang didirikan atas semangat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi kerakyatan khususnya Petani dan Nelayan, dengan mengendepankan kerjasama berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta.
Kehadiran PATANI nantinya diharapkan bisa menjadi wadah penyebarluasan informasi, yang selama ini menjadi penyebab anjloknya harga komoditi pertanian.
Dengan adanya wadah informasi, diharapkan petani tak lagi bingung memasarkan hasil pertanian bahkan bisa mendorong terjadinya perdagangan komoditi lokal di setiap daerah menuju terjadinya perdagangan antar Pulau yang berimbas terhadap meningkatnya usaha lapisan bawah serta memudahkan Pemerintah mengambil kebijakan selanjutnya.
Tidak hanya menyebarluaskan informasi pemasaran komoditi pertanian, keberadaan PATANI ini juga akan berperan menegosiasikan harga, penataan investasi pertanian, percepatan investasi pertanian dengan menyesuaikan kehadiran lokal.
"Saya Berharap, setelah dilantik, Pengurus Kanwil PATANI Riau mampu menawarkan Program-program yang bisa membuat petani tersenyum ditengah lesunya kondisi ekonomi nasional saat ini, kita mulai dari desa kita ingin akselerasikan seluruh daerah sehingga mereka mudah dalam pemasaran hasil pertanianya," ungkap Sarjan.
Sementara itu, Achmad mengaku siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan petani di Provinsi Riau. Ia berjanji akan melakukan konsilidasi organisasi dan segera membentuk Pengurus Cabang di Kabupaten Kota, di Provinsi Riau.
"PATANIhadir sebagai mitra petani, kita merespon persoalan di petani dan mengkomunikasikan dengan pemerintah dan pembeli. Sehingga ditemukan solusi. Kita kelola informasi produk pertanian yang ada untuk kita infromasikan kepada jaringan-jaringan Patani secara nasional. Sehingga petani kita dapat menjual hasil produknya dengan harga terbaik,” harap Achmad.
Selain beberapa program aksi yang akan dilakukan, Achmad menambahkan, kedepan, PATANI Provinsi Riau juga akan membuka peluang ekspor hasil-hasil pertanian hingga ke manca negara, melalui jaringan di global green growth instituate (GGGI). [Adv/ Humas)

