Pantau karhutla di Riau, TNI siapkan 5 unit drone

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - 5 unit pesawat tanpa awak atau drone, akan dilibatkan dalam pengawasan pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Riau. Kelima drone itu akan ditempatkan di 5 titik dan mengawasi 12 Kabupaten dan Kota yang ada di Riau.
Hal ini disampaikan Kepala Staf Korem (Kasrem) 031 Wirabima Kasrem Kolonel I Nyoman Parwata dalam briefing evaluasi Satgas Siaga Darurat Karhutla yang dipimpin Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung dan Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi skaligus Komadan Satgas Karhutla, di Lanud Roesmin Nurjadin, Kamis (23/03/16).
"Kita mengajukan penempatan drone di lima titik untuk pengawasan dan pencegahan," ujar I Nyoman saat memaparkannya perencanaan satgas dihadapan Pangdam I Bukit Barisan.
Adapun titik penempatan drone di Kota Pekanbaru (Lanud Roesmin Nurjadin, red), Siak (Pakning), Dumai (Bandara Pinang Kampai, red) Inhu (Bandara Japura, red) dan Pelalawan (Kerinci).
"Drone Pekanbaru pengawasan mencakup Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu. Drone Dumai mencakup wilayah Rokan Hilir dan Meranti, Drone Inhu mencakup wilayah Inhil dan Kuansing dan Drone Siak mencakupi wilayah Bengkalis dan Drone Pelalawan," paparnya.
Drone yang diusulkan tersebut dilengkapi teknologi canggih dengan jangkauan pemantauan cukup mumpuni.
Dalam rapat evaluasi itu, setiap Komandan Kodim yang ada di Riau diminta memaparkan perencanaan aksi pencegahan dan pengawasan wilayah mereka dari kebakaran lahan. Mulai dari usulan anggaran, peralatan utama dan pendukung, jumlah personil, titik pembuatan embung, sekat kanal dan penindakan hukum bagi pembakar lahan. [red]

