Minim tanda datang hujan, wilayah Pesisir Riau terancam kebakaran

Minim tanda datang hujan, wilayah Pesisir Riau terancam kebakaran

ilustrasi water boombing dilokasi karhutla

Beritariau.com, Pekanbaru - Hasil analisa yang dilakukan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, tak ada tanda-tanda akan terjadi hujan disejumlah wilayah pesisir Provinsi Riau terutama di Kepulauan Meranti. BMKG pun memperingatkan adanya ancaman kebakaran yang masih akan terjadi.

"Wilayah pesisir ini seperti Meranti, Dumai dan Bengkalis ini susah diprediksi. Seperti di Meranti, itu kondisinya kering karena sudah 21 hari tidak diguyur hujan, sehingga gampang dibakar," ujar Kepala BMKG, stasiun Pekanbaru, Sugarin, Rabu (23/0/16).

Seperti halnya di Kepulauan Meranti, sambung Sugarin, saat ini terdapat area gambut yang sedang terbakar.

"Sesuai prediksi kami, sekarang ada area yang terbakar di Meranti, teparnya di Pulau Rangsang. Saat ini sedang dilakukan pemadaman," tukas Sugarin.

Sebab itu, ia meminta Pemerintah di Kepulauan Meranti, Kota Dumai dan Bengkalis meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla ini.

"Kita juga terus berkoordinasi dengan Satgas penanggulangan karhutla. Data dan informasi selalui kita support ke Satgas, supaya dilakukan penanggulangan," tandasnya. [red]‎