Kasus narkoba naik tajam, Kapolres Inhil: Ayo kita lawan!

ilustrasi
Beritariau.com, Inhil - Jumlah penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) makin meningkat tajam. Dalam dua bulan terakhir di tahun 2016 ini, terjadi 25 kasus. Angka ini cukup mencengangkan. Kepolisian pun meminta seluruh pihak untuk waspada dan saling membantu untuk meredam.
"Untuk 25 kasus ini tersangkanya ada 30 orang, yang terdiri dari 2 orang IRT, 1 anak di bawah umur, 27 orang dewasa," kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono, Selasa (08/03/16).
Menurutnya, faktor utama penyalahgunaan narkoba ada di kalangan remaja yang dipengaruhi pertemanan dan lingkungan yang salah.
"Biasanya kalau yang nawarin teman dekat itu lebih ampuh. Kalau tak kuat, orang tersebut bisa terjerumus, biasanya akan ketagihan sampai dewasa," jelasnya.
Untuk membentengi diri dari peredaran narkoba, kepolisian meminta masyarakat menerapkan gaya hidup yang sehat dan memperkuat keimanan dan ketaqwaan.
"Kalau akhlak seseorang baik maka akan terhindar dari penyalahgunaan narkoba," terangnya.
Hadi menambahkan, masalah narkoba sebenarnya adalah masalah semua warga Indonesia, bukan hanya masalah kepolisian atau BNN.
"Karena dampak yang sedemikian merusak terhadap para penyalahgunaan narkoba, maka kita harus bersama - sama melawan dan memberantas peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya, " ajaknya. [red]

