Modus baru begal, ngaku anggota polisi lalu bawa motor korban

ilustrasi/net
Beritariau.com, Pekanbaru - Kini aksi begal tak hanya mensasar kaum wanita, kaum pria pun kini jadi target operasi mereka. Namun, kali ini, para pembegal ini menaksir para remaja yang doyan nongkrong di malam hari. Modusnya pun makin hebat, pura-pura mengaku sebagai anggota polisi.
Seperti yang dialami Rizky Saputra (16 tahun). Saat sedang asyik nongkrong menonton aksi balap liar disekitar tugu Bambu Runcing Jalan Hang Tuah pada Sabtu malam lalu sekitar pukul 22.30 wib, Rizky tiba-tiba dihampiri 6 orang pria yang mengaku sebagai petugas kepolisian.
Para "polisi" ini meminta Rizky menyerahkan surat kendaraan, kunci sepeda motor dan handphone. Apesnya, Rizky malah percaya dan menuruti kemauan mereka. Setelah menguasai barang-barang miliknya. Ia pun dibawa ke sebuah kawasan Sekolah Dasar (SD), tak jauh darisana.
Disana, situasi sepi. Lalu, Rizky disuruh turun dari motor Satria FU miliknya. Lalu, motor itu pun dibawa para "Polisi" ini.
"Korban sudah membuat laporannya ke polisi. Kita masih proses penyelidikan untuk mengetahui apakah mereka (pelaku) memang benar oknum atau hanya gadungan," ungkap Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Senin (29/02/16) siang. [red]

