Advetorial

Bupati Achmad Ingatkan Pegawainya agar Jadi Teladan Kegiatan Keagamaan di Rohul

Bupati Achmad Ingatkan Pegawainya agar Jadi Teladan Kegiatan Keagamaan di  Rohul

Bupati Rohul Drs H Achmad MSi

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Bidang keagamaan menjadi salah satu sorotan penting oleh Bupati Rokan Hulu (Rohul), Drs H Achmad MSi. Di penghujung masa jabatannya, ia pun berharap seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul dapat melaksanakan program keagamaan secara konsisten di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasirpengaraian.

Salah satunya adalah dengan menjalankan ibadah shalat zuhur dan ashar secara berjamaan di masjid kebanggaan Rohul tersebut. 

"Pelaksanaan program keagamaan harus tetap berjalan dengan baik, dan agar dilaksanakan dengan keikhlasan serta penuh kesadaran dari masing-masing pegawai SKPD Rokan Hulu," ujarnya.

Bupati juga meminta kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul sebagai contoh dan memotivasi stafnya untuk dapat bersama-sama melaksanakan program keagamaan yang telah ditetapkan di masjid agung terbaik percontohan Nasional itu.

"Seperti pelaksanaan apel sore di Masjid Agung, Kepala SKPD dapat mendorong stafnya untuk melaksanakan Salat Ashar berjamaah.Sesibuk apun saudara (Kepala Satker, red), tetap melaksanakan salat zuhur dan Ashar berjamaah ke MAMIC.Jangan kesibukan itu, menjauhkan kita kepada yang menciptakan dan  menjauhkan amal kita kepada Allah," ungkap Bupati Rohul Drs H Achmad MSi kepada wartawan.

Dia menyampaikan, dalam melaksanakan program keagamaan, para pegawai seharus lebih takut kepada Allah, bukan karena takut diabsen oleh pimpinan.

"Ini harus dirubah kedepan.Saya melihat ada pegawai disaat shalat berjamaah, ada yang pura-pura salat. Sampai kapan berakhir tipu menipu ini," tuturnya.

Achmad menegaskan dirinya bukan melakukan absensi pegawai sholat, tapi absen pegawai yang mengikuti apel sore yang diadakan di Masjid Agung. 

"Absen apel sore itu, tempatnya di Masjid Agung.Saya bukan mencari populeritas, saya ingin beramal bersama-sama pegawai, kebijakan yang dibuat berdasarkan aturan dan pondasi itu sudah ada sebagai daerah yang dijuluki negeri seribu suluk," tuturnya. [adv]
 

Tags :# daerah