Sebulan lari ke Kalsel, Polisi yang tembak istri di Rohul diciduk

Sebulan lari ke Kalsel, Polisi yang tembak istri di Rohul diciduk

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Sebulan jadi buronan Polda Riau, akhirnya Bripka STS yang diduga menembak istrinya 5 kali hingga tewas dibekuk, Jumat (20/11/15) pagi. Ia ditangkap di kawasan pedalaman Martapura, Kalimantan Selatan di rumah keluarganya.

"Sudah ditangkap pagi tadi oleh jajaran Polda Riau di Polres Rokan Hulu dengan bantuan kepolisian setempat," ujar Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan.

Menurut Dolly, Bripka STS dibekuk tanpa perlawanan di rumah keluarganya di daerah tersebut. Di rumah itu juga anaknya yang diboyong dari Riau, setelah STS menembak istrinya.

"Setelah diamankan dibawa ke kantor kepolisian setempat. Selanjutnya akan dibawa ke Mapolda Riau untuk proses hukum selanjutnya memakai pesawat," ujarnya lagi.

Dolly menyebutkan, tempat pelarian STS tersebut sudah tidak asing lagi. Sebelum bertugas di Riau, STS pernah bertugas di Martapura.

"Jadi setelah berbuat seperti itu (menembak istri), STS ini langsung kabur ke sana. Disana dia pernah bertugas," ucap Dolly.

Keberadaan STS di Martapura, sebut Dolly, sudah dideteksi sejak beberapa waktu lalu. Tim langsung bergerak ke Kalimantan Selatan dan mengintai di rumah keluarganya.

Sebelumnya, Bripka STS tega menembak istrinya sebanyak 5 kali hingga tewas, Senin 19 Oktober 2015. Penembakan terhadap korban Risma itu dipicu keretakan rumah tangga antara keduanya.

Perbuatannya berawal dari pertengkaran dengan isterinya, Risma, pada Senin pagi.Tak lama kemudian, sekitar pukul 11.00, warga sekitar menemukan Risma dalam kondisi tergeletak di halaman rumah.

Sewaktu ditemukan warga, Risma sudah tak bernyawa dan mengeluarkan darah di bagian perutnya akibat luka tembak yang dialaminya. Sebelum kejadian, Bripka STS tengah melaksanakan PAM Bank Mandiri dengan menggunakan senjata api pendek revolver. [Pan]