Butuh Uluran Tangan, Delapan Bulan Idap Tumor Mata, Rusiyana Tak Bisa Memejamkan Mata

Butuh Uluran Tangan, Delapan Bulan Idap Tumor Mata, Rusiyana Tak Bisa Memejamkan Mata

Rusiyana idap tumor retroorbita pada mata | Beritariau.com 2015

Beritariau.com. Bagansiapiapi - Sekitar delapan bulan terakhir, Rusiyana (26) warga Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir, Kecamatan Bangko, Rohil berjuang melawan tumor yang menyerang mata kananya.

Wanita ini didiagnosa terserang tumor retroorbita di matanya saat hamil empat bulan. Ia pernah menjalani pengobatan di RSUPN Dr Mangunkusumo Jakarta sebanyak dua kali. Dana untuk berobat disana dibantu oleh Bupati Rohil Suyatno.

Dengan mempertimbangkan bayi di rahimnya, dokter tidak bisa melakukan operasi pada matanya. Dan ia hanya dapat diberi obat tetes mata serta salap.

Saat ini, Rusiyana telah melahirkan dan ingin melakukan operasi mata. Akan tetapi  ia mengaku tidak memiliki biaya untuk melakukan operasi matanya.

Kepada wartawan, Kamis (19/11) mengatakan sangat membutuhkan bantuan dana. Karena untuk operasi matanya dibutuhkan dana sebesar Rp 150 juta.

"Saya tiap hari menahan sakit di mata sampai di kepala dan tidak dapat tidur. Karena bola mata ini tidak bisa dipejamkan. Sekitar mata bengkak dan menanah terasa mendeyut dari hasil ronsen bola mata sebelah kanan membesar dan hampir keluar," ungkap Rusiyana dengan nada merintih kesakitan.

Ia sangat berharap ada orang yang berbelaskasihan. Rusiyana mengakui pada saat ini mata sebelah kanan tidak berfungsi lagi dia pasrah dengan kehilangan mata kanannya. Yang penting dia ingin sekali cepat sehat.

Rusiyana termasuk orang yang kurang mampu.  Pekerjaan suaminya buruh bangunan dengan penghasilan tiap harinya tidak menentu. Rusiyana hanya ibu rumah tangga memiliki dua anak, yang pertama laki-laki berumur 6 tahun dan kedua perempuan berumur  sebulan lebih.

Rusiyana tinggal bersama kedua orang tuanya, yang juga berkesusahan. Bahkan rumahnya pun merupakan bantuan dari Pemkab Rohul. [bim]