Laporan Pejabat Riau Bentuk Penipuan

Menteri Siti ditipu pejabat di Riau terkait luas lahan terbakar

Menteri Siti ditipu pejabat di Riau terkait luas lahan terbakar

Foto Kebakaran Lahan di Riau di Area Konsesi Perusahaan Yang Sedang Land Clearing | Istimewa | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengaku dapat data luasan lahan yang terbakar tidak sesuai fakta di lapangan. Hal ini terkuak setelah pengusutan Siti terhadap kebakaran lahan dan hutan di Riau selama ini.

"Sudah belasan tahun kita pelajari soal kebakaran lahan ini. Tahu tak, kalau record dari Sumatera, apakah itu dari posko, UPT dan berbagai instansi lainnya, kita dilaporin hanya 8.000 hektare luasan kebakaran," ujar Siti saat mengunjungi lokasi kebakaran lahan dan hutan di Kelurahan Rimbo Panjang kecamatan Tambang, kabupaten Kampar, Minggu (20/09/15).

Laporan dari para pejabat ke Siti tersebut dinilai merupakan penipuan dan pembohongan, bagaimana tidak, setelah Siti melihat secara keseluruhan, ternyata kebakaran yang ada di Sumatera dan Kalimantan saat ini luasannya sudah mencapai 58.000 haktare.

"Laporan yang kita terima dari Sumatera hanya 8.000 hektare saja. Kita lihat betul secara keseluruhan dari foto satelt dengan ukuran 1,5 mm kali 1,5 mm, itu luasan kebakarannya mencapai 58 ribu hektare saat ini terjadi," kata Siti.

Menurut Siti, saat ini pemerintah sudah mengumpulkan segala bahan dalam mencari solusi permanen untuk mengatasi kebakaran lahan. Yakni dengan cara memberikan insentif ekonomi kepada masyarakat, apakah dalam bentuk kredit agar tidak melakukan pembakaran.

Sedangkan solusi untuk penanggulangan kebakaran lahan dan hutan, Siti meminta kerjasama mulai dari pemerintahan pusat, masyarakat, Babinkantibmas, Babinsa dan pejabat pedesaan.

"Semuanya harus diperkuat untuk menanggulangi bencana kebakaran, ini salah satu solusinya," kata politis partai Nasdem itu.

Saat ditanya apakah solusi yang diberikan Siti bisa menjamin para pemilik lahan baik masyarakat maupun perusahaan bisa menjamin tidak akan terjadi kebakaran lagi dimasa yang akan datang, Siti tidak berani menjaminnya.

"Saya tidak bisa menjamin. Kebayang ngga, kalau seluruh Indonesia terjadi seperti ini," jelas Siti.

Menurut Siti, untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan hutan khususnya di Riau, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat. Siti menyebutkan, kalau hanya pemerintah saja yang diandalkan, maka itu tdak bisa menjamin pencegahan kebakaran lahan akan mudah dilakukan, maka dari itu dibutuhkan kerjasama semua pihak termasuk masyarakat sendiri.

"Jaminan itu tidak bisa dari pemerintah sendiri, harus ada jaminan kita bersama," pungkas Siti. [Pan]