BNN yakin Program P4GN kurangi Peredaran Narkoba di Riau

BNN yakin Program P4GN kurangi Peredaran Narkoba di Riau

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika terus dilakukan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Riau. Caranya dengan terus melakukan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurut Kepala BNNP Riau Kombes Pol Ali Pranaka, program itu diyakini mampu menekan pengguna narkotika, khususnya di Provinsi Riau. Dikatakannya, meningkatnya pengguna narkoba akan mempengaruhi tingkat permintaan dan peredaran narkoba.

"Bahkan saat ini angka pengguna sudah mencapai 2,6 persen baik pengguna yang tidak aktif mapun pengguna aktif," kata Ali di sela-sela peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Tri Buana, Pekanbaru, Minggu (20/09/15).

Ali menilai, pecandu narkoba membutuhkan bantuan untuk melakukan rehabilitasi agar tidak lagi ketergantungan dengan barang haram tersebut.

"Jumlah kasus yang kita ungkap hingga saat ini masih lebih kecil dengan jumlah pengguna atau para korban narkoba. Untuk itu kita perlu bersinergi agar Riau kembali bersih dari peredaran narkoba," terangnya.

Ali menegaskan, pecandu narkoba membutuhkan bantuan untuk melakukan rehabilitasi agar tidak lagi ketergantungan dengan barang haram tersebut. Program rehabilitasi secara tidak langsung mengurangi jumlah peredaran dan mempersempit ruang gerak pengedar barang haram tersebut.

Katanya, untuk memberantas serta mencegah peredaran narkoba, masyarakat tak harus mengucilkan, atau menjadikan para pecandu sebagai individu yang bersalah. Masyarakat harus terus merangkul para pecandu untuk terus semangat dalam melakukan rehabilitasi.

"Lewat kegiatan ini kita ingin merubah cara pandang masyarakat kemudian juga memberikan kesadaran bahwa ini adalah tugas kita semua, bukan hanya BNN saja. Mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas," urainya lagi.

Penegak hukum, teas Ali Pranaka, juga harus jeli dan tetap waspada untuk mengantisipasi pergerakan para perusak generasi penerus bangsa, kurir, dan produsen narkotika.

"Begitu juga dengan para penegak hukum yang harus waspada dan jeli untuk mengantisipasi serta tegas membongkar kasus narkoba," tegasnya.

Dalam peringatan HANI kemarin, juga didaulat sejumlah Bujang Dara Anti Narkotika Provinsi Riau. Pendaulatan ini dilakukan oleh BNNP Riau. Dalam kegiatan itu juga dilakukan dengan jalan sehat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten 1 Sekretariat Daerah Provinsi (Setda Prov) Riau Bidang Pemerintahan dan Keszejahteraan Masyarakat, Fainzel Gazali. [Pan]