Massa Minta Polda Riau Segera Tangkap dan Periksa Rektor Unilak

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Puluhan demonstran yang menamakan diri Dewan Pimpinan Eksekutif Riau Madani Center, Senin (14/09) menuntut Polda Riau untuk menangkap Rektor Unilak beserta jajarannya karena dugaan korupsi.
"Periksa, dan tangkap Rektor Unilak serta seluruh jajarannya," teriak mereka.
Termasuk terhadap Dekan Fakultas Ekonomi, Bambang Suroto serta jabatan Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, Hadiyati. Dimana keduanya merupakan pasangan suami istri.
Tuntutan ini mereka teriakkan dalam aksi demonstrasi di depan Mapolda Riau, Senin (14/9). Mereka menuntut pengusutan dugaan korupsi di Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning (Unilak).
Demonstran menyebut hampir seluruh proyek pembangunan di Universitas tersebut tidak berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Khususnya pembangunan Gedung Ruang Dosen Fakultas Ekonomi dan Pembangunan Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa. Dugaan kami semuanya tidak berpedoman pada peraturan yang ada," ujar Koordinator aksi, Indra Gumawan.
Massa juga meminta BPK Riau agar mengaudit seluruh proyek yang bersumber dari Dana Hibah APBD Riau. "Sampaikan ke lembaga penegak hukum jika ditemukan kesalahan dan penyelewengan Anggaran," lanjutnya.
Riau Madani Center juga meminta Kapolda menghentikan seluruh proyek yang ada di Unilak hingga proses hukum selesai dilaksanakan.
"Dalam 7X24 jam dapat diproses secara hukum, jika tidak kami akan melanjutkan ke Mabes Polri dengan ribuan massa," ancamnya.
Usai menyampaikan aspirasinya, demonstran kemudian membubarkan diri dengan tertib. Aksi ini mendapat kawalan dari aparat kepolisian, temasuk personil Lalu-lintas yang mengatur kelancaran arus kendaraan di persimpangan lampu lalu-lintas di depan Mapolda Riau. [pan]

