Jelang Kongres XXIX, Pengurus HMI Sambangi Plt Gubri

Jelang Kongres XXIX, Pengurus HMI Sambangi Plt Gubri

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru – Jelang pelakasanaan Kongres HMI XXIX di Riau, para Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menemui Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Kantor Gubernur Riau, Senin (2/8/2015).

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PB HMI Arief Rosyid menjelaskan, maksud kedatangan PB HMI adalah untuk membicarakan kongres HMI yang rencananya akan berlangsung dalam perencanaan bulan September mendatang.

“Kedatangan Delegasi Resmi PB HMI menghadap Pak Gubernur dalam rangka menyambung silaturrahmi sekaligus membahas mengenai teknis penyelenggaraan Kongres di Pekanbaru dalam perencanaan di bulan depan," kata Arief Rosyid usai bertemu Andi Rachman.

Dalam kesempatan tersebut, HMI juga berjanji akan menyelenggarakan kongres yang sehat dan berkualitas di Pekanbaru. Dimana, setidaknya 3-5 ribu peserta dari seluruh Indonesia akan hadir.

Fat juga menyebutkan banyak menteri yang dijadwalkan hadir dalam kongres nanti, dengan latar belakang alumni HMI juga.

"Seperti Menristek, MenPAN-RB, Menteri Agraria, Kepala Bappenas, Kepala BPK RI, Ketua MPR dan masih banyak yang lainnya. Sementara berdasarkan komunikasi terakhir, Pak Presiden juga menyatakan akan hadir," sambung Fat.

Sementara itu Mantan Pengurus PB HMI Periode 2010 – 2012 yang juga Putra Daerah Riau, Harry Rizki Perdana mengatakan menyambut baik pelaksaan Kongres HMI di Riau.

"Momentum ini Kami harapkan memberi dampak positif bagi sinergitas pembangunan dan kemajuan Riau ke depan. Apalagi selama ini Riau relatif kurang dikenal di kancah nasional. Melalui Kongres HMI di Riau diharapkan mampu meningkatkan popularitas Riau di kancah nasional sekaligus menjadi ajang promosi seni budaya Riau khususnya budaya Melayu," tuturnya.

Senada dengan Harry Rizki Perdana, Pjs Ketua Umum HMI Badan Koordinasi Riau - Kepulauan Riau Bobby Irtanto menegaskan penyelenggaraan Kongres HMI di Pekanbaru merupakan sebuah momentum penting bagi Riau untuk lebih dikenal luas ditingkat nasional baik dari segi budayanya dan segudang permasalahannya kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat. [*]