12 jenazah korban Hercules tiba di Lanud Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Sebanyak 12 jenazah yang menjadi korban Pesawat Hercules C-130 tiba ke Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, Kamis (02/07/15) sekitar pukul 18.30 WIB. 5 jenazah merupakan warga Pekanbaru dan sisanya akan diterbangkan lagi ke Ranai dan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Pantauan di Lanud, 12 jenazah tersebut tiba dengan pesawat CN-295 milik TNI AU, setelah menempuh satu jam perjalanan dari Lanud Suwondo, Medan, Sumatera Utara.
Di lokasi, tampak puluhan anggota keluarga dari 5 orang korban asli warga Pekanbaru, sudah menunggu. Usai diturunkan, lima peti jenazah langsung digotong ke ke mobil jenazah.
Data di Posko Informasi Hercules di Lanud, warga Pekanbaru itu diantaranya, M Arif Wicaksono dan Rizki Putri Ramadhani (keduanya anak Serda Ainul), Reni Monica Sihotang Rully Yulius Sihotang dan Azzikra (keluarga Kolonel Sus Aminul Hakim).
Rully dan Reni memiliki abang kandung seorang anggota Penerbang TNI AU di Pontianak. Keduanya berencana akan berangkat ke Pontianak dari Natuna seandainya pesawat Hercules buatan Amerika Serikat itu tidak kecelakaan.
Sedangkan tujuh jenazah lainnya disemayamkan sementara di Shelter Charlie, untuk selanjutnya diterbangkan ke propinsi Kepulauan Riau, kampung halaman masing-masing, yakni Tanjung Pinang dan Ranai.
"Tiga jenazah akan dibawa ke Tanjung Pinang (Kepulauan Riau) adalah Syahrul, Nahya Sifa dan Intan. Sedangkan empat jasad yang dibawa ke Ranai (Kepulauan Riau) adalah M Nasir, Karminto, Alvin Syahroni dan Eka Pratamasari," ujar Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Roesmin, Kapten Sus Rizwar.
Dikatakan Rizwar, total sudah ada 16 jenazah yang diterbangkan ke Lanud RSN. 9 korban warga Pekanbaru yang sudah didatangkan dari Lanud Suwondo Medan. "Kemarin ada tiga, pagi tadi satu (Serda Ainul) dan malam ini ada lima jasad korban," sebut Rizwar. [Pan]

