Polda Riau kirim Tim DVI ke Pangkalan TNI AU Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Tim Dokter Disaster Victim Identification (DVI) Polda Riau ikut membantu Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru dalam mengumpulkan data korban melalui keluarganya yang berada di Pekanbaru. Meski sebagian keluarga korban sudah berangkat ke Bandara Medan, namun kepolisian menunggu keluarga korban yang masih berada di Pekanbaru.
"DVI Polda membantu ngumpulin data antomortem. Kita ngumpulin data medis, data properti seperti pakai baju apa dia berangkat. Kalau diperlukan darah atau DNA keluarga dan korban kita cek," ujar, Kompol Supryanto, Kasubbid Dokpol Polda Riau, Rabu (01/07/15) di Posko Informasi Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Nantinya, kata Supryanto, setelah terkumpul, akan dikirim ke DVI Polda Sumatera Utara guna identifikasi jenazah korban pesawat Hercules A 1310.
"Nanti data yang kita dapatkan, akan dikirim ke DVI Polda Sumut," jelas Supryanto.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo membenarkan pengiriman tim DVI tersebut ke Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin. "Ya benar, untuk membantu pengumpulan data medis," katanya singkat.
Sementara itu, Kapentak Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Kapten Sus Rizwar mengatakan, pihaknya tengah melakukan upaya seperti pengumpulan data dan informasi, serta membuka posko bagi awak media yang membutuhkan informasi.
"Selain itu juga untuk update data jenazah yang teridentifikasi," jelasnya.
Selain itu, kata Rizwar, pihaknya juga menampung keluarga korban yang membutuhkan informasi terkait update data terakhir.
"Keluarga korban pasti akan menanyakan kejelasan meninggal atau tidaknya keluarga mereka yang ikut menjadi penumpang Hercules," terang Rizwar.
Bahkan, TNI AU juga akan memfasilitasi keluarga korban untuk menguburkan jenazah yang sudah teridentifikasi. "Kita akan menanyakan kepada keluarga korban, mau dikuburkan dimana, akan kita fasilitasi," ujar Rizwar.
Saat ini, sudah 4 orang penumpang yang sudah teridentifikasi, dua orang warga sipil, dan dua orang anggota kesatuan Elit TNI AU dari Pasukan Khas (Paskhas). " Sudah 4 yang teridentifikasi. Ada 69 orang penumpang Hercules totalnya dari Pekanbaru," kata Rizwar. [Pan]

