Panjat tembok, Pasien rehabilitasi BNN Riau kabur dan diciduk di Wisma

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Dengan melompati tembok, Andi Reliandi (27), seorang pasien rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau berhasil kabur dari pusat rehabilitasi di Sekolah Polisi Negara (SPN) jalan Pattimura, Pekanbaru.
Sayang, nasib mujurnya tak berlangsung lama. Minggu (28/06/15) dinihari, warga jalan Dahlia Pekanbaru ini, malah tertangkap basah di sebuah wisma di jalan Taskurun Pekanbaru,
Ia kepergok saat ngamar di wisma oleh jajaran Polsek Tenayan Raya, yang tengah melakukan penyelidikan terhadap seorang pengedar narkoba. Selain dirinya, beberapa penghuni lainnya, baik pria dan wanita turut diangkut ke Mapolsek guna menjalani pemeriksaan dan tes urine.
"Setelah diperiksa, ternyata dia (Andi) adalah pasien rehabilitasi BNN di SPN Pekanbaru. Hasil tes urine, Andi ternyata positif sebagai pengguna narkoba jenis sabu, sedangkan beberapa orang lainnya negatif," kata Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Meilki Bharata.
Beberapa jam sebelum tertangkap, terang Meilki, Andi rupanya diam-diam menyisip keluar dari lingkungan SPN, dengan cara melompati tembok.
Lalu, ia berjalan kaki hingga ke penginapan, dan check in disini. Sedangkan terkait hasil pemeriksaan yang dinyatakan positif, Andi mengakui kalau ia memang mengkonsumsi sabu, beberapa hari sebelumnya.
"Pengakuannya, dia memang mengkonsumsi narkoba tiga hari sebelum tertangkap. Yang jelas kita tak akan percaya begitu saja, dan akan melakukan pendalaman lagi. Termasuk cara ia meloloskan diri dari SPN, padahal dirinya adalah anggota rehabilitasi," tutup Kompol Meilki. [Pan]

