PLN Pasir Janji Tak Padamkan Listrik Selama Ramadhan, Asalkan...

PLN Pasir Janji Tak Padamkan Listrik Selama Ramadhan, Asalkan...

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rokan Hulu - Selama Ramadhan, PLN Ranting Pasir Pengarayan, Kabupaten Rokan Hulu berjanji tak lakukan pemadaman bergilir selama bulan Ramadhan. Namun dengan kesepakatan, jika masing-masing rumah bisa mematikan dua buah bola lampu dari pukul 17:00 sore sampai 20:00 malam.

Menurut Direktur PLN Ranting Pasir Pengarayan, Juroko Saragi, Rabu (17/6/2015) kemarin. Rentang waktu tersebut dipilih karena pada jam-jam tersebut merupakan puncak pemakaian daya listrik bagi masyarakat. Sehingga dua buah bola lampu yang tidak bermanfaat, sebaiknya dimatikan untuk menormalkan daya listrik di Rohul.

Ia juga memastikan tidak akan terjadi mati lampu pada saat berbuka puasa dan sholat tarawih dan witir selama bulan Ramadhan. Jika seluruh pelanggan PLN se-Rokan Hulu bisa mematikan dua buah bola lampu setiap masing-masing rumahnya.

"Mematikan dua buah bola lampu tersebut, terutama bola lampu yang berada di kamar mandi atau di sumur belakang. Bisa juga lampu di kiri kanan samping rumah, dan termasuk tidak menghidupkan televisi, tape atau musik serta dan menyetrika pada jam-jam rawan arus," rincinya.

Setelah jam rawan tersebut, masyarakat bisa kembalikan memamfaatkan arus listrik sepenuhnya baik untuk menonton televisi, menyetrika, mencuci pakaian menggunakan mesin dan sebagainya karena daya listrik akan kembali normal.

Jika hal ini dilakukan secara bersama dipastikan tidak akan terjadi pemadaman. Terkecuali ada kendala teknis seperti kerusakan mesin, atau faktor alam seperti pohon tumbang yang menimpa tegangan tinggi arus listrik.

Dia menambahkan, saat ini masih ada satu unit mesin di Tanjung Belit yang masih rusak dan tengah perbaikan. Namun jika imbuan tersebut dilaksanakan seluruh pelanggan PLN, dipastikan tidak akan terjadi pemadaman terutama seperti jam-jam rawan daya. [cp]