Spirit International Kupas Pekanbaru Menuju Green City Berketahanan Energi

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Pekanbaru layak mempersiapkan diri untuk menjadi green city yang berketahanan energi. Tema inilah yang diangkat dalam diskusi oleh Spirit International pada tanggal 3 Juni 2015 kemarin di Hotel Grans Zuri, Pekanbaru.
Spirit International merupakan sebuah non-governmental organization (NGO) yang bergerak di bidang lingkungan, perubahan iklim (global warming) dan pemberdayaan masyarakat (community development).
Ada dua pembicara yang dihadirkan pada diskusi hari Rabu (03/6/15) ini. Yaitu pakar lingkungan, Moh Yamin PhD dan Direktur Spirit International, Usamah Khan ST MT. Kedua memotret bagaimana konsep Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT dalam inovasi membangun Pekanbaru menuju green city berketahanan energi.
Dipaparkan Usamah Khan ST MT, dalam sensus penduduk Indonesia tahun 2010 diperoleh data penduduk Kota Pekanbaru masuk urutan ke-14. Yakni dengan jumlah penduduknya 882 ribu jiwa.
Selanjutnya pada Agustus 2014, Disdukcapil Pekanbaru merilis jumlah penduduk sudah mencapai 1.021.710 jiwa. Artinya, dalam kurun waktu empat tahun, penduduk yang menghuni kota ini mengalami kenaikan kurang lebih 140 ribu jiwa atau 13 persen.
Implikasinya, developer membangun 4.000 unit rumah per tahun sebagai jawaban pemenuhan perumahan bagi penduduk Pekanbaru. Yang tentunya diiringi dengan bertambahnya konsumsi energi rumah tangga.
Namun sayangnya, ketersediaan energi yang ada belum mencukupi kebutuhan listrik rumah tangga tersebut.
Faktor migrasi yang menyebabkan ledakan pertambahan penduduk tak lepas dari daya tarik Pekanbaru sebagai magnet investasi paling menjanjikan di Sumatera. Dalam konteks menuju Kota Metropolitan, Moh Yamin PhD menambahkan perlu adanya konsep mempersiapkan daya dukung kota masa depan yang layak huni, nyaman, aman dan hijau.
Ditambah lagi dengan konsep pembangunan Walikota Pekanbaru Firdaus antara lain menuju kota megapolitan. Yaitu dengan mempersiapkan sinergis dengan daerah sekitarnya seperti Siak, Kampar dan Pelalawan (Pekan Sikawan).
Karena itulah Pekanbaru harus mampu menuju kota green dan didukung sumber energi pendukung kota. [rls]

