Agar Warga Tak Resah
Maston: Pemda Rohil harus sigap sosialisasi dampak naiknya BBM

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Rohil - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Jumat (27/03/15) lalu diyakini akan berpengaruh diberbagai sektor, seperti transportasi dan kebutuhan bahan pokok disemua daerah termasuk di Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
“Khusus untuk tarif angkutan umum dan Becak motor di Rohil, masyarakat diminta tak khawatir. Sejauh ini, belum ada kesepakatan resmi tarif angkutan naik. Di sisi lain, pengusaha transportasi diminta untuk tak menaikkan ongkos seenaknya, karena akan menyulitkan masyarakat," kata Ketua Komisi D DPRD Rohil, Maston kepada wartawan, Rabu (01/04/15).
Katanya, akibat kenaikan BBM, tentunya Komisi D akan kembali disibukkan dengan berbagai rapat koordinasi untuk membahas dampak kenaikan BBM itu. Untuk solusi, Ia menyarankan pemerintah untuk membuat standarisasi harga batas atas dan batas bawah BBM berdasarkan rating alias peringkat.
"Ini berlaku untuk kenaikan bahan pokok dan ongkos transportasi seperti Becak di Bagan Sinembah. Kalau memang bisa dipertimbangkan, ada rating harga yang ditetapkan Pemerintah. Tujuannya, untuk menghemat waktu dan masyarakat bisa cepat menerima kenaikan angkutan yang belum resmi dan perlu ada kesepakatan secara bersama," ujarnya.
Ditambahkan, pemerintah diminta sigap dan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat ketika akan ada kenaikan bahkan penurunan BBM.
"Jangan karena hal ini masyarakat semakin disulitkan. Untuk itu, sosialisasi sangat diperlukan agar dari berbagai kalangan mengetahui BBM naik lagi dan tak menjadi persoalan ditengah masyarakat," tukasnya. [bim]

