Polresta Pekanbaru ciduk buronan jambret yang tewaskan Rosneli

Polresta Pekanbaru ciduk buronan jambret yang tewaskan Rosneli

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Jumat (27/02/15) sekitar pukul 10.00 Wib, akhirnya meringkus 3 penjambret yang menewaskan seorang perempuan bernama Rosneli Merianti Sitio (36). Polisi juga menyita 1 unit sepeda motor Yamaha Zupiter MX yang digunakan penjambret.

"Ketiga tersangka berinisial SS (20) warga Jalan Arengka II dan J (23) warga Jalan Bhakti Permai serta Fe (19) warga Jalan Arengka II Gang Bahagia Kecamatan Payung Sekaki. Dan hingga saat ini, kami masih melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya berinisial A dan Ag yang ikut berperan dalam membantu aksi penjambretan itu," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Hariwiyawan Harun SIK, Senin (02/03/15).

Dikatakannya, penangkapan terhadap ketiga pelaku berawal dari informasi yang didapat pihak keluarga korban.

Keluarga mengaku bahwa, Rosneli tewas bukan karena kecelakaan, namun karena mengejar pelaku yang menjabret tas Rosneli saat melintas di Jalan Dharma Bakti Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (29/04/14) sekitar pukul 18.30 Wib lalu.

Saat melintasi jalan itu, tiba-tiba Rosneli didekati oleh AG dan SS yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Saat itu, SS yang duduk diboncengan langsung merampas Rosneli yang berisi Handphone, uang dan surat-surat penting lainnya.

Kaget, Rosneli pun teriak dan mengejar pelaku. Malang, setibanya di Simpang Empat Jalan Dharma Bakti dan Jalan Dharma Kecamatan Payung Sekaki, kedua pelaku menabrak sebuah mobil yang kebetulan melintas hingga keduanya terjatuh.

"Karena mengejar pelaku, korban juga kehilangan kendali dan ikut menabrak motor pelaku hingga terjatuh dan mengalami luka berat. Namun, para pelaku berhasil kabur dan meninggalkan sepeda motor dan tas korban. Korban pun sempat dilarikan ke RS Eka Hospital, namun tak tertolong lagi," ujarnya.

Sebelumnya, lanjut Hari, keluarga korban awalnya mengira Rosneli tewas karena kecelakaan. Namun, setelah mendapat informasi dari warga yang menyebutkan korban tewas karena dijambret, polisi pun melakukan penangkapan terhadap para tersangka.

"Kini ketiga tersangka telah kita amankan di Mapolresta Pekanbaru guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan selanjutnya," pungkas Hari. [Pan]

Tags :# hukum