Pemda masih berusaha atasi krisis listrik di Rokan Hulu

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Rohul - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus berinovasi dalam mengembangkan potensi daerah, termasuk pemanfaatan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) baik limbah padat dan cair untuk pengembangan energi terbarukan.
Informasi ini disampaikan, Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad, di Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam, sebutnya, Pemkab Rohul telah memiliki Pilot Project di Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara limbah cair dijadikan sebagai Pembangkit Tenaga Listrik Biogas (PLTGB).
“Kita sudah mencanangkan, kalau Kecamatan Tambusai Utara sebagai kecematan pengembangan PLTGB di Rokan Hulu", ujarnya.
Bupati Rokan Hulu menghimbau kepada PKS-PKS di Rokan Hulu supaya mengembangkan potensi ini, untuk mengatasi krisis energi listrik, bahkan tidak cuma limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) saja bisa menghasilkan energi listrik, juga limbah padat seperti tangkos, cangkang juga sangat potensial untuk dikembangkan.
“Sebenarnya perusahaan yang baik itu jika limbahnya termanfaatkan dan tidak merusak lingkungan, Pemkab Rokan Hulu sudah punya terobosan, jika selama ini limbah jadi sumber masalah bagi warga, kini sudah bisa dimanfaatkan jadi sumber energi listrik terbarukan,” papar Achmad.
Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kamdismben) Rokan Hulu, Drs. Yusmar Yusuf, M.Si menerangkan, setelah berhasil dengan pilot project di Desa Rantau Sakti Tambusai Utara, proyek APBN itu termasuk satu-satu di Indonesia atau di Provinsi Riau pemanfaatan limbah PKS jadi energi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita sudah merencanakan untuk PKS lainnya, di Tambusai Utara, kita berharap ada dukungan partisipatif dari pihak perusahaan, sehingga kekurangan energi listrik di sekitar perusahaan bisa teratasi,” sebut Yusmar Yusuf. [cp]

