Laptop NVIDIA GeForce RTX 30 Series, Bisa untuk Belajar, Bermain dan Bikin Konten

Laptop NVIDIA GeForce RTX 30 Series, Bisa untuk Belajar, Bermain dan Bikin Konten

Adrian Lesmono, Consumer Business Leader NVIDIA, Indonesia

Beritariau.com, Jakarta - Laptop NVIDIA GeForce RTX 30 Series adalah perangkat terbaik untuk sekolah dan belajar, bermain game, dan membuat konten. 

Pelajar memerlukan laptop bertenaga yang mampu menjalankan dengan cepat tanpa hambatan berbagai aplikasi untuk rekayasa, sains data, ekonomi, studi kreatif, seni digital, dan lain-lain. Setelah semua tugas sekolah selesai, gamer membutuhkan laptop yang dapat memainkan semua game AAA terbaru dengan grafis raytraced yang realistis serta kinerja AI yang terakselerasi. 

Laptop GeForce RTX 30 Series mampu melakukan itu semua, dan dengan desain yang tipis dan ringan serta baterai yang tahan lama, pelajar dapat membawanya kemana-mana.

Adrian Lesmono, Consumer Business Leader NVIDIA Indonesia, menjelaskan kalau perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini memilih pendekatan laptop yang mendukung bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM). 

"Pendekatan ini disebut merupakan salah satu inovasi pembelajaran yang berkembang di era Revolusi Industri 4.0 dan menjadi tren utama dalam menumbuhkan bakat di seluruh dunia. Bahkan dengan kemampuannya laptop dengan GPU ini, membuat mahasiswa yang memilikinya tidak perlu antre di laboratorium,” kata Andrian, Senin, 19 September 2022. 

Ada beberapa aplikasi STEM yang bisa diakselerasi memakai GPU Nvidia, seperti Ansys Discovery, Autodesk Revit, Blender, Creo, Solidworks, Matlab, TensorFlow, Windows ML, dan Unreal Engine.

Laptop dengan GPU ini diklaim mendukung berbagai aplikasi utama yang biasa digunakan dalam rekayasa (engineering), ilmu komputer, ilmu data, dan ekonomi.

Sementara itu, Gregorius Natanael Elwirehardja, NVIDIA DLI Instructor & University Ambassador, melihat kemampuan laptop dengan GPU ini untuk jangka panjang. 

“Ini investasi di bidang STEM. Selain buat belajar dan saat kerja. Jangan ragu untuk penelitian.”

Laptop dengan NVIDIA GeForce RTX 30 Series ini menurut dia sanggup menjalankan berbagai aplikasi untuk rekayasa dan sains data yang dapat dikatakan berat. Karenanya juga mendukung untuk bermain game dan pembuatan konten.

GeForce menghadirkan akselerasi GPU untuk berbagai aplikasi utama yang digunakan dalam rekayasa (engineering), ilmu komputer, ilmu data, dan ekonomi. Hal ini memungkinkan rendering interaktif dan real-time untuk desain dan simulasi komponen yang kompleks, pemrosesan gambar dan sinyal yang lebih cepat, serta kemampuan untuk mengembangkan model AI dan ilmu data yang lebih besar dan lebih akurat. Dengan akselerasi GPU, pelajar di bidang ilmu STEM (sains, teknologi, engineering dan matematika) dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan memiliki lebih banyak waktu untuk belajar. (*)