Operasi Lilin, Polda takkan Tolelir anggota yang mangkir bertugas

Operasi Lilin, Polda takkan Tolelir anggota yang mangkir bertugas

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Polda Riau dan Polresta Pekanbaru, Rabu (24/12/14) siang menggelar apel dalam rangka Pengamanan Operasi Lilin untuk wilayah Polresta Pekanbaru dilapangan Mapolresta Pekanbaru.

Puluhan anggota Shabara, Reskrim, Satlantas, Brimob serta anggota Polda Riau dan jajaran lainnya diberi pengarahan pelaksanaan Operasi Lilin 2014. "Bekerja maksimal dan berikan pelayanan serta pengamanan terbaik bagi masyarakat," kata Inspektur Upacara, Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Djoko Erwanto saat memberikan pengarahan.

Djoko tak akan mentolelir jika ada anggota yang absen dari penugasan dilapangan. Ia pun meminta Propam Polda Riau dan Provost Polresta Pekanbaru mendata petugas, siapa saja yang tidak hadir. "Operasi yang kita gelar secara menyeluruh. Untuk Polresta, kita (Polda Riau) memberi Backup pengamanan," tegasnya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau Kombes Pol Eri Safari selaku Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Operasi Lilin 2014 juga meminta anggotanya untuk berkoordinasi dalam melakukan sterilisasi kegiatan pengamanan. "Tingkatkan koordinasi, semua harus tahu, kepada siapa harus bertanggung jawab memberi laporan khususnya dilapangan," ujarnya.

Ia merincikan, ada beberapa lokasi yang jadi perhatian personil di lapangan, seperti Gereja, tempat umum, lokasi keramaian, pusat perbelanjaan dan sebagainya.

Selain lokasi dan objek vital, Eri juga menekankan agar personil menerapkan pengawasan baik bagi orang maupun barang. "Amati setiap barang bawaan serta jemaah yang memasuki gereja," katanya.

Khusus untuk Polresta Pekanbaru, ada sekitar 300 Personil gabungan yang diturunkan pada Operasi Lilin 2014. Mereka akan disebar di 9 gereja besar dan beberapa gereja kecil.

Sementara untuk memaksimalkan pelayanan, Polresta juga membangun 10 Pos Pengamanan dan pos Pelayanan. [Pan]

Tags :# hukum