Pergi kerja, Perawat di Kampar ini dicegat, ditikam dan dirampas

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Perampok kembali beraksi. Selain motornya dirampas, Venti (24), Perawat di Rumah Sakit Bunda Kecamatan Salo Kabupaten Kampar, ini juga ditikam tepat di bagian perutnya. Akibatnya, Venti pun terpaksa dirawat di rumah sakit, Selasa (23/12/14).
Ceritanya bermula ketika Venti akan berangkat bekerja ke RS Husada Bunda. Tiba-tiba, ditengah perjalan tepatnya dijalan umum Bangkinang - Pekanbaru Desa Kumantan Bangkinang, Ia dicegat pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Matic tanpa plat kendaraan.
Pelaku mendahului korban dari arah belakang dan saat itu, seorang pelaku menghentikan motor Venti dengan cara menekan rem. Setelah berhenti, tanpa basa-basi pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau dan menancapkannya ke perut Venti.
Venti pun langsung ambruk dan pelaku langsung membawa lari sepeda motor miliknya. "Saya baru mau pergi dinas malam itu, sekitar pukul 19.45 WIB. Lalu pelaku memepet dari belakang dan memencet rem motor saya sebelah kiri. Setelah itu saya langsung ditikam," urai Venti dalam laporannya kepada polisi.
Sementara aparat Kepolisian Resort (Polres) Kampar, Rabu (24/12/14), usai mendapat laporan kasus Curas (Pencurian dengan Kekerasan) itu langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diperkirakan berjumlah 2 orang. Sementara korban sudah dimintai keterangannya oleh polisi, terkait ciri-ciri mereka.
"Kita masih lakukan penyelidikan. Saat kejadian korban tak ingat berapa nomor plat kendaraan pelaku," terang Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Rabu pagi. [Pan]

