Sip! Sistem Monitoring Karhutla di Riau diluncurkan hari ini

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Pengelola REDD+ (BP REDD+) menindak lanjuti kesepakatan kerjasama dengan pemerintah Provinsi Riau dengan penandatangan kesepakatan kerjasama dengan 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu (17/12/14).
Acara pendandatanganan itu akan dilaksanakan di Pauh Janggi Gedung Daerah. Dijadwalkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bersama bupati/wali kota akan hadir pada acara itu.
"Besok acaranya di Pauh Janggi. Jadi antara BP REDD+ dan Pemprov Riau serta perwakilan kabupaten/kota akan melakukan penandatanganan," kata Humas BP REDD+, Leoni Rahmawati, Selasa (16/12/14).
Dalam acara penandatanganan kesepakatan kerjasama itu, BP REDD+ juga akan meluncurkan Sistem Monitoring Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla Monitoring System/KMS) di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Ia menjelaskan, sejumlah daerah yang ikut dalam kesepakatan itu meliputi Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Pelalawan, Pemerintah Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, serta Kabupaten Siak.
Dalam acara tersebut, BP REDD+ juga akan menandatangani kesepakatan bersama mengenai pelaksanaan program penurunan emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan dan lahan gambut (REDD+) bersama Universitas Riau. [red]

