Polda Riau Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Kantor Gubri

Polda Riau Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Kantor Gubri

Jelang Lebaran Polisi Menyiapkan Keamanan Dimulai Dengan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Riau | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Apel gelar pasukan dalam rangka operasi Ketupat 2014 dilakukan di halaman kantor gubernur Riau. Gubernur Riau Annas Ma'mun menjadi inspektur upacara didepan ratusan personil gabungan, TNI dan Polri, Senin (21/07/2014).

Dalam gelar pasukan ini, ratusan personil gabungan kepolisian baik dari jajaran Direktorat Lalu Lintas, Shabara, Brimob, dan sebagainya hadir lengkap dengan persenjataanya.

Kemudian dari unsur lainya seperti BPPD, BNPB, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan lainnya juga turut berbaris menerima intruksi Kapolri Jendral Polisi Sutarman melalui Gubernur Riau Annas Ma'mun.

Gubernur Riau dalam pidatonya, seluruh Indonesia terdapat 137.795 pasukan yang siap amankan kelancaran mudik nanti, dimana 86.243 terdiri dari anggota Polri dan 51.552 personil dari instansi lainnya. Sementara untuk Riau, seluruh jajaran akan saling berkoordinasi menciptakan situasi kondusif selama berlangsungnya mudik tersebut.

"Kita harapkan agar TNI, Polri, dan jajaran lainnya siap memberikan pelayanan terbaik dalam operasi ketupat kali ini. Semua data mengenai pos pengamanan, titik rawan dan posko pelayanan sudah ditempatkan sesuai yang dibutuhkan dan sudah siap dioperasikan," ujar Annas Maamun.

Hal tersebut dilakukan, kata Annas, sebagai upaya agar masyarakat dapat menjalankan budaya mudik lebaran dengan baik, aman dan nyaman. Sementara untuk rumah yang ditinggalkan.

”Juga sudah disiapkan pengamanan penuh untuk menekan angka kriminalitas yang acap dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk beraksi," terangnya.

Sementara itu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono saat diwawancarai mengatakan, pihaknya sudah siap secara penuh dalam pengamanan operasi ketupat ini. Menurutnya terdapat peningkatan jumlah pemudik di Indonesia sebanyak 27,9 Juta Jiwa (7 persen) dibanding tahun lalu, namun dengan kesiapan dari kepolisian, akan mampu menghandle masyarakat pemudik tersebut.

"Kita sudah data beberapa titik penyebab kemacetan, seperti jembatan rusak, tempat rekreasi, hiburan rakyat, pasar tumpah, bencana banjir atau longsor dan sebagainya, keseluruhan sudah kita siapkan pos-pos pengamanan," kata Condro. [pan]

Tags :# hukum