Advertorial
DPRD Riau Hadiri Tanam Perdana Peremajaan Sawit Rakyat Kemitraan Strategis

Ketua DPRD Riau Yulisman bersama Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau sekaligus Ketua DPW Sawitku Masa Depanku (Samade) Karmila Sari, menghadiri acara penanaman perdana program peremajaan sawit kemitraan strategis di Kampung Libo Jaya, Kamis (24/2/2022).
Beritariau.com, Pekanbaru - Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman, bersama Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau sekaligus Ketua DPW Sawitku Masa Depanku (Samade) Karmila Sari, menghadiri acara penanaman perdana program peremajaan sawit kemitraan strategis di Kampung Libo Jaya, Kamis (24/2/2022).
Pembukaan program peremajaan sawit ini, dilakukan dengan tema “Semangat Kemitraan Strategis untuk Percepatan Program Sawit Rakyat (PSR)” tulis Baliho acara itu.

Uniknya, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Yeri Sambuaga.
Tak hanya itu, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Deputi Musdhalifah Machmud, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan, Gubernur Riau Syamsuar, Bupati Kabupaten Siak Alfedri, Direktur PT. Sinarmas Fransisco, Ketua Umum Samade Tolen Kataren, Forkopimda Riau, serta tamu undangan lainnya juga turut hadir.

Acara peremajaan sawit ini, diawali dengan penanaman bibit sawit perdana oleh Airlangga Hartarto beserta Gubernur Riau. Lalu dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan pengukuhan DPD Samade serta pemasangan rompi oleh Ketua Umum Samade dan penyerahan bendera Samade.
Setelah itu, penyerahan simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari berbagai bank penyalur seperti BNI, BRI, BPD Riau, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Sinarmas Syariah.
Program PSR ini ditargetkan pada tahun 2020-2022 untuk lahan seluas 540 ribu hektar dan didukung pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebesar 30 juta/hektare untuk maksimal lahan seluas 4 hektar/kebun.
Jenis bibit yang digunakan adalah DXP Dami Mas dengan produktivitas mencapai 25-30 ton TBS/hektar. Khusus 2022 ini, Sinar Mas menargetkan 1.300 hektar lahan pada petani swadaya.
Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang menjadi satu dari program utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini kembali mendapatkan banyak dorongan positif dalam pencapaiannya. (adv/brc)

