Setujui Tarif Parkir Naik, Anggota DPRD Pekanbaru Babak Belur di Bully Warganet

Setujui Tarif Parkir Naik, Anggota DPRD Pekanbaru Babak Belur di Bully Warganet

Postingan yang ditayangkan di akun media sosial instagram @pkucity | Tangkapan Layar

Beritariau.com, Pekanbaru - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Dapot Sinaga, babak belur di bully warganet karena menyetujui tarif parkir untuk kendaraan roda 4 di Kota Pekanbaru dinaikkan.

Postingan itu ditayangkan di komentar akun media sosial instagram @pkucity, dikutip dari beritariau.com, Jum'at (03/12/2021) petang.

Komentar itu muncul saat akun instagram @pkucity dalam postingan memaparkan statment Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Pekanbaru itu di salah satu media online. Dia menyetujui tarif parkir itu, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengatasi kemacetan.

Dapot yang mewakili Dapil II DPRD Kota Pekanbaru juga menyebutkan kepada media alasan tarif parkir dinaikkan karena sejumlah kota besar seperti Medan dan Jakarta sudah menerapkan hal tersebut.

Postingan itu memunculkan reaksi pro dan kontra dari ratusan warganet. 368 orang mengomentari dan 3.122 orang memberikan tanda emotion love.

"Gak apa pot kau naikan aja tarif parkir tu sekalian kau aja jadi tukang parkir nya pot," tulis akun @tiber_nathan.

"Setelah pertemuan pembahasan parkir indomaret kemaren kalo dilihat bapak-bapak ini makin akrab soal perparkiran duniawi ya, yg awalnya ga setuju ada parkir di indomaret setelah pertemuan jadi setuju. skrg soal kenaikan tarif parkir langsung setuju," tulis akun @bayusatriam

"Demi pemerataan ekonomi daerah, saya setuju gaji anggota dprd dipangkas," tulis akun @firnandositanggang

"Cari tambahan tuk modal joget nanti malam," tulis akun @ibnu_tjr

"Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Hayo rakyat mana yg kalian wakilkan?. Rakyat bulan? rakyat matahari?," tulis akun @diongustiananda.