Tidak Terima Divonis Positif Covid-19
Gebrak Meja, Anggota Ormas Ngamuk di RS Eka Hospital
Tangkapan layar rekaman anggota ormas mengamuk.
Beritariau.com, Pekanbaru - Video anggota salah satu Ormas viral di Media Sosial. Pria ini ribut di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru, karena tidak terima hasil PCR nya dinyatakan positif.
Video ini diunggah @rajatobamanullang, tanggal 28 September 2021 kemarin. Berdurasi 2 menit 15 detik.
Dalam video itu, pria yang merekam sekelilingnya tampak memarahi semua petugas di lokasi. Baik perawat hingga sekuriti pengamanan.
Dia tidak terima disebut positif Covid-19, karena melakukan tes PCR pukul 17.31 WIB, sementara di hasil tes dibuat pukul 09.00 WIB.
Sambil berteriak-teriak, pria ini ingin meminta penjelasan dan mengancam meributkan semuanya.
“Panggil yang bertanggungjawab disini, cepat panggil,” katanya dengan nada keras.
“Bab* kalian semua saya tes PCR jam 17.31, kalian buat disini jam 9 pagi”.
“Saya tes PCR jam 17.31 ditulis disini jam 9 pagi, kalian buat aku positif. Memang “Bodat” (Mony*t) kalian semua. Kapan habis covid di Indonesia kalau seperti ini kalian”. Kata pria yang merekam video, sambil menggebrak meja.
“Susah payah pemerintah menghilangkan covii di negara ini, kalian main-main, anj*ing”.
Kemudian, datang diduga komandan sekuriti muncul didepannya. Pria ini kembali mengatakan, “Dari mana pula jalannya, PCR saya tadi jam 17.31”. Dan langsung dijawab petugas keamanan didepannya, “Saya tidak tahu itu, saya petugas keamanan”. Kemudian dengan nada emosi perekam mengatakan, “Diam kalian semua, saya juga punya pengamanan. Saya menangkan nanti ini, biar tau rasa kalian, cepat panggil” katanya sambil berteriak.***

