Pencopotan Kabag Humas Pemko Pekanbaru Belum Digubris, Dewan : Jangan Lindungi, Makin Dalam Nanti

Pencopotan Kabag Humas Pemko Pekanbaru Belum Digubris, Dewan : Jangan Lindungi, Makin Dalam Nanti

KABAG HUMAS PEMKO - Postingan Kabag Humas Pemko Pekanbaru yang diduga melecehkan lembaga DPRD Pekanbaru | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS SIP, terus mendesak Wali kota Pekanbaru, segera mencopot dan mengganti Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman.

Politisi dari PKS ini menilai, orang yang pernah duduk di OPD Disperindag Kota Pekanbaru ini, dinilai sudah tidak cakap dan tidak layak menjadi juru bicara di pemerintahan, karena merusak tatanan di sistem pemerintahan.

"Harusnya Pak Walikota (Firdaus MT,red) langsung respon. Melihat ini Walikota harus turun tangan. Jangan lindungi (Irba,red), karena tambah dalam nanti," Kata Hamdani, kepada wartawan, Kamis (07/05/2020).

Sebelumnya, hasil rapat kelembagaan di DPRD Kota Pekanbaru, telah sepakat dan menyetujui untuk merekomendasikan Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman, di copot dari sistem pemerintahan.

Pencopotan itu berawal dari dugaan pelecehan lembaga DPRD lewat unggahan status pribadi Facebook mas Irba Sulaiman.

Dalam statusnya itu, dia menuliskan kata-kata "Ketua dan Wakil Ketuanya mendukung PSBB kok anggotanya malah menolak.... Tidak mengerti, dungu, beleng2 atau masih cari panggung yaa"

Status itu dia posting, saat Anggota DPRD Kota Pekanbaru, tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas evaluasi penerapan kebijakan PSBB di Pekanbaru terkait masalah bantuan sosial yang mengundang Wakil Walikota dan tim gugus tugas covid Pemko.

Meski facebook tersebut adalah milik pribadi Mas Irba, menyayangkan seorang juru bicara di pemerintahan mengumbar persoalan yang tidak beretika di depan publik.

"Kita terus menjalin komunikasi. Kemarin Pak Wali bilang itu pakai akun pribadi, tapi Pak Irba selaku Kabag Humas tidak bisa dipisahkan. Orang udah paham alamatnya (bahasa Irba di Medsos). Interpretasi orang pastilah yang ditembak DPRD," sebutnya.

Hamdani menyebutkan, keinginan DPRD Pekanbaru mencopot Mas Irba tidak hanya berasal dari keinginannya secara personal, tetapi secara umum di dewan sudah sepakat dan menginginkan hal yang sama. Yakni di pecat.

Hamdani juga mendorong sekretariat DPRD Pekanbaru melalui Plt Sekwan, segera mengirimkan rekomendasi itu ke Pemko Pekanbaru dengan tujuan langsung ke Walikota Pekanbaru, Firdaus MT.

"Surat nya coba tanya Sekretariat, kita sudah suruh buatkan kemarin. Tapi saya nanti akan tanyakan lagi," pungkasnya. [Bam]