Alasan Sedang Packing & Validasi, Sembako Belum Turun

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi | Beritariau.com2020
Beritariau.com Pekanbaru - Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako dan uang tunai yang ditunggu oleh masyarakat Pekanbaru terdampak Covid-19 saat ini sedang menuju tahapan.
"Memang ini (bansos,red) angsur-angsur kita berikan. Walaupun untuk sembako terakhir saya dapat laporan dari kawan-kawan sedang packing dan validasi data," ucap Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, kepada beritariau.com, Kamis (23/04/2020).
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, sebelumnya berjanji akan memberikan bantuan tersebut sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan. Namun, karena adanya prosedur yang harus dilengkapi, bantuan tersebut tertunda.
"Saya sudah sampaikan ke tim sebelum diberlakukannya PSBB dibagikan. Cuma terkait pendataan inikan harus benar-benar tepat sasaran. Ini yang kawan-kawan teliti. Mudah-mudahan hasil validasi keluar dan bantuan diserahkan," harapnya.
Ditanya berapa jumlah estimasi penerima bansos di Kota Pekanbaru, Politisi PKS ini belum bisa memastikan hal itu. Seingatnya, ada 3 kategori orang yang menerima bantuan 100 ton Cadangan Beras Pemerintah (CDP) dan uang tunai untuk pembelian lauk pauk.
"Pertama, ada klasifikasi ODP, PDP dan Positif serta zona merah. Kedua, data DTKS yang dia tidak mendapatkan PKH dan bantuan pangan tunai serta prakerja dan Ketiga itu data 24 jam. Data terakhir kita kurang tahu, yang jelas ini berbeda by name by address," terangnya. [Bam]

