Eksekusi PSJ Pelalawan
Eksekusi Lahan di Pelalawan Berujung Bentrok

Eksekusi lahan perkebunan sawit di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan pada Selasa siang berujung pada bentrokan.
Dalam insiden itu, dilaporkan tiga warga mengalami luka-luka.
Bentrokan terjadi di lokasi lahan milik masyarakat yang kini tengah dieksekusi petugas untuk dikembalikan kepada PT Nusa Wana Raya (NWR).
"Dilaporkan ada tiga orang masyarakat terluka akibat lemparan batu," kata Kuasa Hukum Koperasi Gondai Bersatu, Asep Ruhiat lewat telekomunikasi di Pekanbaru siang ini.
Informasi di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi saat sejumlah alat berat milik PT NWR mencoba menerobos masuk ke lahan sawit plasma milik masyarakat dengan dikawal aparat kepolisian.
Sejumlah warga yang menghadang kemudian dilempari batu oleh pihak tak dikenal hingga melukai beberapa warga. Ketegangan pun terjadi di lokasi tanah yang telah ditanami tanaman sumber kehidupan masyarakat itu.
"Peristiwa ini sangat kita sayangkan, padahal kemarin baru saja legislator DPR RI datang ke lokasi untuk meminta dihentikan eksekusi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan NWR," kata Asep.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Hasyim Risahondua belum bisa dihubungi terkait insiden itu. Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto juga menyatakan tengah mencari informasi kejadian tersebut.
Untuk diketahui, saat ini DLHK bersama NWR telah mengeksekusi lebih 2.000 haktare lahan milik masyarajat dan PSJ dalam tempo kurang dari 15 hari.
Sebanyak seratus alat berat diturunkan untuk membabat habis 3.300 haktera lahan masyarakat di Desa Gondai yang menjadi mata pencaharian masyarakat tenpatan.
Bahkan pagi ini, dari ratusan alat berat yang berada di lokasi, tujuh di antaranya masih bekerja meratakan lahan masyarakat di Desa Gondai hingga bentrokan tak terhindarkan.

