Dituding Ada Pungli di RTH Kaca Mayang, Satpol PP Pekanbaru : Tak ada itu!

Penulis : admin | Senin, 07 Oktober 2019 - 19:43 WIB

DITERTIBKAN - Badan Satpol PP Pekanbaru & Dishub Pekanbaru melakukan penertiban PKL dan Parkir Liar di RTH Kaca Mayang, Pekanbaru | Beritariau.com2019

Beritariau.com Pekanbaru - Kepala Bidang Ops Satpol PP Pekanbaru, Desheriyanto, membantah adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) terhadap beroperasionalnya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memperbolehkan agar diizinkan berjualan di areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang Pekanbaru.

Hal itu dia sampaikan saat operasi penertiban terhadap PKL di RTH Kaca Mayang, Pekanbaru, Senin (07/10/19) sebagai tindaklanjut masuknya surat resmi dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru nomor : 1038/DPUPR/Taman/X/2019 tentang permohonan bantuan penertiban pedagang di area RTH Putri Kaca Mayang yang ditandatangani oleh Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Indra Pomi.

Menurutnya, informasi pungli itu hanya alibi pedagang agar tidak ditertibkan oleh Satpol PP serta Dinas Terkait. "Tak ada itu pungutan, manapula mereka bayar. Dulu waktu penertiban pertama kali dilakukan, PKL ngaku juga gitu, mereka setor. Bohong saja itu, tak ada, kalau memang setor, sama siapa mereka bayar," kata Desheriyanto, kepada wartawan.

Sebagaimana diketahui, Satpol PP dan Dinas Perhubungan hari kni menerjunkan personil nya dalam melakukan penertiban PKL yang ada di Areal RTH Kaca Mayang Pekanbaru. Penertiban itu sejalan dengan aturan dalam Perda Pekanbaru Nomor 5 Tahun 2002 Tentang Ketertiban Umum.

Desheriyanto juga mengatakan bahwa dalam menjalankan aturan yang diintruksikan lokasi RTH dilarang untuk berjualan karena berada di jalur hijau. Pihaknya langsung merespon dan menurunkan personil anggota di RTH Kaca Mayang. "Kita turunkan personil ke lokasi menertibkan PKL," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru, Khairunnas, juga membenarkan adanya intruksi penertiban parkir liar di RTH Kaca Mayang yang telah dipasang rambu dilarang parkir.

"Parkir di sana (RTH,red) sudah sering ditertibkan, tapi saat kami lengah mereka datang lagi. Malam nanti finish kami tertibkan itu. Surat dari PUPR sudah kami terima," pungkasnya. [bam]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :