Warga Tak Buat Laporan

Kepergok Ngintip di Kos Mahasiswi di Panam, Tejo Babak Belur

Kepergok Ngintip di Kos Mahasiswi di Panam, Tejo Babak Belur

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Tejo (nama samaran), seorang buruh kasar, cukup lama memendam hasratnya pada Surti (nama samaran), seorang cewek yang tinggal di kos-kosan mahasiswi di jalan Merpati Sakti tepatnya di dekat SMK Farmasi Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Karena tak punya keberanian dan kepercayaan diri, Tejo nekad mengintip Surti, dari belakang rumah Surti. Parahnya, sambil ngintip, Tejo juga onani.

Malang bagi Tejo. Belum tuntas hasratnya terpuaskan, Surti yang mengira ada pencuri alias maling yang mengendap-endap, lebih dulu berteriak, "Maliiing !! Maliiing !!".

Sontak warga sekitar pun mendengar dan mencari asal suara. Pasalnya, aksi pencurian yang marak terjadi belakangan ini membuat warga ingin segera melampiaskan kemarahan. Saat tiba dibelakang kos Surti, bukannya menemukan maling, warga justru melihat Tejo dalam kondisi celana terbuka.

Tanpa basa basi, warga yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengintip anak kos ini pun langsung mengeroyok Tejo. Kepada warga, Tejo mengakui perbuatannya sedang mengintip Surti. Namun, warga yang sudah terlanjur kalut karena mendengar teriakan maling terlebih dahulu menganiaya Tejo.

"Kejadiannya pada Senin (27/10/14) lalu. Pelaku dikepung warga yang mendengar teriakan kata maling oleh penghuni kos. Karena panik, pelaku lalu berusaha kabur, namun ditangkap warga," ujar Kapolsek Tampan Kompol Suparman Sik, Selasa (28/10/14) malam.

Sejumlah warga yang mengamankan Tejo menggiringnya ke Mapolsek Tampan agar diproses. Saat dibawa ke Mapolsek, Tejo sudah dalam keadaan babak belur, dan luka dibagian pelipis mata. "Warga menyerahkan pelaku ke Mapolsek untuk diproses, karena berbuat tak wajar di TKP," kata Suparman.

Yang menyerahkannya, lanjut Suparman, merupakan warga setempat bersama Ketua RT bernama Mauli (40). "Meski sudah diserahkan kepada kita, tapi warga tak membuat laporan polisi (LP)," ujarnya. [pan]

Tags :# hukum