Korban Terkaman Harimau Sumatera Membaik

Korban Terkaman Harimau Sumatera Membaik

Mardian, korban Terkaman Harimau Sumatera dirawat di RS

Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang pria bernama Mardian diterkam harimau Sumatera saat sedang menggesek kayu di dalam hutan di Desa Pungkat, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil, Riau, akhir pekan lalu. Meski begitu, warga di desa tersebut tetap melakukan aktivitas mereka seperti biasanya.

"Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa-biasa saja. Sebab lokasi (Mardian diterkam harimau) cukup jauh dari perkampungan," kata Kepala Desa Pungkat Zacky Hasan, Senin (4/3).

Mayoritas masyarakat di sana sehari-harinya berkebun ataupun beternak. Karena jarak pemukiman dengan lokasi diterkamnya Mardian cukup jauh maka mereka tak begitu khawatir. "Infonya 5 sampai 6 jam naik pompong (kapal kayu). Tapi saya gak pernah juga sampai ke lokasi," ujarnya.

Zacky menceritakan, selama ini dirinya belum pernah mendengar adanya warga yang berpapasan langsung dengan si Raja Rimba itu. "Biasanya jika ada bertemu harimau tentu beritanya heboh di kampung. Saya gak pernah dengar tentang itu. Boleh dibilang baru ini ada kontak antara masyarakat dengan harimau," sebutnya.

Insiden nahas itu, terjadi ketika Mardian yang merupakan warga Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, ini sedang menggesek kayu di dalam hutan yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman, Sabtu siang (2/3). Saat itu, tanpa disadari ada seekor harimau Sumatera yang tiba-tiba menerkamnya.

Mardian berteriak minta tolong kepada 2 temannya yaitu Ujang dan Nahar. Mereka berusaha menolong korban. Korban saat itu juga sempat bergelut dengan si Kucing Belang. Dia menendang harimau itu hingga akhirnya si Raja Rimba melepaskan terkamannya dan kembali ke dalam hutan. Akibatnya, Mardian mengalami luka robek di kepala dan punggung. 

"Sudah dapat penanganan dokter RSUD Puri Husada. Hari ini masih ditangani lanjut. Kondisi sudah mulai membaik," pungkasnya.[ard]