Bahagianya Warga Sembilan Desa di Siak Dialiri Listrik

Bahagianya Warga Sembilan Desa di Siak Dialiri Listrik

Bahagianya Warga Sembilan Desa di Siak Dialiri Listrik

Beritariau.com, Pekanbaru - Abdul, warga Desa Tumang senang bukan kepalang. Untuk pertama kalinya sepanjang 32 tahun ia hidup, desa yang ia cintai itu akhirnya dialiri listrik. 

Dia tak berhenti melihat bola lampu rumahnya yang bisa menyala dengan sendirinya. Cukup memencet saklar, lampunya yang selama ini hanya sekedar pajangan kini bisa nyala. Terang benderang.

PT Perusahaan Listrik Negara wilayah Riau dan Kepulauan Riau akhirnya mengaliri listrik ke  9 desa terisolir di Kabupaten Siak. Itu atas permintaan masyarakat ke Pemkab Siak kemudian diamini lalu dilanjutkan ke PLN.

Ke 9 desa itu yakni Desa Tumang, Sungai Selodang, Lubuk Umbut, Becah Umbai, Bekalar, Muara Bungkal, Maredan, Tualang Timur dan Dusun Segintil Teluk Rimba.

‎GM PT PLN Persero Wilayah Riau dan Kepri, Muhammad Irwansyah Putra, mengatakan, 9 desa di Siak termasuk dalam daftar 35 desa terisolir di Riau secara serentak hari ini dialiri listrik yang dipusatkan di Desa Tumang.

"Saya harap agar seluruh kampung yang ada di Provinsi Riau hingga ke pelosok nantinya akan teraliri listrik. Karena listrik merupakan salah satu infrastruktur yang menopang pembangunan dan perekonomian dari suatu kampung," kata Irwansyah, Rabu (31/10/2018).

Sementara itu, Bupati Siak Syamsuar saat dihubungi mengaku senang dengan terangnya 9 desa di wilayah yang dia pimpin selama dua periode tersebut. Dia berharap, PLN melanjutkan pekerjaan hingga ke seluruh pelosok Riau, tidak hanya di Siak.

"Syukur Alhamdulillah masyarakat kampung terisolir sudah terang. Semoga sejahtera rakyatnya, Aamiin Ya robbal alamin," ujar Syamsuar dalam pesan WhatsApp, Selasa malam.‎

Syamsuar mengucapkan rasa terima kasih kepada PLN Riau yang mewujudkan mimpi masyarakat terisolir di Siak. Gubernur Riau terpilih ini berharap, PLN tidak hanya menerangi 9 desa tersebut, tapi juga merembes ke desa lain di seluruh Riau.

"Mudah-mudahan ke depannya, PLN mengaliri listrik ke desa lain juga untuk seluruh Riau. Alhamdulillah Allah SWT sayang dengan Siak dan Riau karena itu mari kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai wujud syukur, terima kasih atas dukungannya, salam," kata Syamsuar.

Terpisah, Asisten II Pemkab Siak, Hendrisan mengatakan, saat ini  selalu berupaya melakukan percepatan pembangunan listrik di seluruh kampung yang ada di Siak. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya rasio elektrifikasi di Kabupaten Siak.

"Rasio elektrifikasi di Siak hingga Agustus 2018 telah mencapai angka 96,11 persen dengan jangkauan 127 kampung dan kelurahan. Tersisa 4 kampung belum teraliri listrik disebabkan masih dalam proses perizinan ke KLHK. Karena berada dalam lahan HTI dan masuk zona cagar biosfer," kata Hendrisan.

Menurut Hendrisan, kondisi tersebut‎ jauh lebih baik dari tahun 2011 diawal periode kepemimpinan Bupati Syamsuar. Dimana rasio elektrifikasi di Siak saat itu baru berkisar 33,93 persen, yang hanya cukup memenuhi kebutuhan untuk 55 desa dari jumlah keseluruhan 129 kampung dan kelurahan.

Untuk memenuhi kebutuhan elektrifikasi masyarakat, Pemkab Siak telah melaksanakan beberapa upaya. Di antaranya, dengan membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 315.48 KMS, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 506,59 KMS, Trafo 88 unit. 

Selain itu juga pengadaan genset serta bantuan PLTS dan SHS sebanyak 131 unit, serta memasang ratusan PJUTS di beberapa kampung dan kelurahan, yang bersumber dana dari APBD Siak.

"Alhamdulillah hingga tahun ini, kondisi rasio elektrifikasi dapat kita naikkan dari kondisi awal. Untuk kelistrikan rumah tangga miskin, pemasangan meteran listrik juga dibantu oleh Badan Amil Zakat Kabupaten Siak melalui dana zakat yang dihimpun dari masyarakat," jelasnya. [Ard]