Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera

Hutama Karya Bakal Dapat Pinjaman Segar dari Bank Dunia Rp9 Triliun

Hutama Karya Bakal Dapat Pinjaman Segar dari Bank Dunia Rp9 Triliun

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Pembangunan Proyek Jalan Tol Trans Sumatera, digadang-gadangkan akan berjalan dengan mulus setelah PT Hutama Karya (Persero), mendapatkan dana segar sebesar Rp9 triliun yang disahkan dalam penandatanganan Rapat Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia.

"Penandatanganan di Bali, pekan depan. Tanggal 10-11 Oktober 2018," Kata Direktur Utama HK Bintang Perbowo di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, sindikasi pinjaman sebesar Rp9 Triliun tersebut, akan digunakan untuk membangun ruas Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 km dan ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,4 km.

Selain itu, Hutama Karya juga akan mendapatkan Penambahan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 10,5 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang telah disetujui oleh Badan Anggaran DPR-RI untuk kelanjutan proyek Trans Sumatra secara umum.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar, membenarkan jika di acara IMF nanti ada tanda tangan beberapa proyek sindikasi pendanaan, salah satunya untuk tol Trans Sumatra.

"Dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjadi salah satu bank yang akan ikut dalam kredit sindikasi tersebut," jelasnya.

Disebutkannya, kredit sindikasi ini juga melibatkan beberapa bank BUMN lainnya dan bank daerah. Besaran kredit yang akan dikucurkan bank BUMN kurang lebih Rp 1-2 triliun.

"Beberapa bank daerah lain juga menerima sekitar Rp 250-500 miliar," tutupnya. [red]