HUT ke 62, Bhayangkari Polda Riau Buat Opera "Polisiku Arjunaku"

Istimewa | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Perayaan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-62 di Polda Riau penuh kejutan menarik. Pasalnya, even perayaan yang tiap tahunnya dilaksanakan berupa seremonial, mendadak berubah.
Serial drama kolosal legenda India "Mahabarata" yang biasa tayang di televisi (TV) nasional tiap tengah malam, kini diperagakan oleh para ibu Bhayangkari dalam parade opera bertema "Polisiku Arjunaku".
Dengan kostum dan diiringi musik mirip seperti di tv, para istri polisi ini memperagakan beberapa adegan kecintaan seorang wanita yang mendukung pria yang dicintainya dalam berjuang.
Sontak, tepuk tangan dan sorak-sorai segenap Bhayangkari Polda Riau menggemuruh di Grand Balroom Hotel Hollywood, Jumat (24/10/2014) mulai sejak pukul 09.00 WIB.
Tampak Kapolda dan segenap pejabat utama Polda Riau tertawa dan takjub. Tak disangka, para istri polisi ini mampu membuat acara itu semarak.
Pada HUT-nya ke-62, Bhayangkari Polda Riau mengangkat tema "Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Jadikan Bhayangkari Masa Kini Yang Selalu Menjaga Nama Baik Polri".
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan, menyampaikan, diusianya yang terbilang sudah tak muda, organisasi fungsional ini agar semakin menjadi organisasi yang mandiri.
Berperan dalam meningkatkan kesejahteraan, dan melahirkan generasi yang handal dan memiliki mental yang seimbang antara iman dan ketaqwaan sebagai anak bangsa.
"Sebagai pendamping, Bhayangkari memiliki peran penting sebagai motivator keluarga, penyemangat suami. Tetaplah sederhana sehingga bisa menjadi teladan bagi wanita lain," ungkap Dolly.
Sebagai pembina Bhayangkari daerah Riau, Dolly juga berharap, agar dihari yang spesial ini, dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan peranannya dalam mendukung dan mengembangkan organisasi yang solid, dibanggakan, serta dapat mendukung penuh tugas anggota Polri (suami) dalam memberi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan bagi masyarakat.
Usai memberikan sambutan, Kapolda didampingi ibu Laily Hermawan, melakukan pemotongan tumpeng, yang dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada anggota, para Warakauri dan lainnya. Dan dilanjutkan dengan acara hiburan seperti opera itu.
Selain Kapolda, hadir dalam acara ini antara lain pejabat utama Polda Riau, Ketua Bhayangkari, cabang dan pengurus, Kapolres di seluruh jajaran Polda Riau, dan lainnya.
Adapun organisasi Bhayangkari, berdiri pada 17 Agustus 1949 di Jogjakarta, yang digagas oleh Ny HL Soekanto.
Lalu berikutnya, pada kongres istri polisi ke-5 yang diselenggarakan tahun 1963, ditetapkanlah tanggal 19 Oktober sebagai hari HKGB. Sementara ditetapkannya Bhayangkari sebagai organisasi fungsional dilakukan pada tahun 1971, dimana Ketua Umum pertama dijabat oleh Ny Muhammad Hasan. [red]

