Jelang Asian Games

8 titik panas & 2 titik Api terdeteksi di Riau

8 titik panas & 2 titik Api terdeteksi di Riau

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BbMKG) Stasiun Pekanbaru menemukan 8 titik panas di Provinsi Riau. Titik panas itu tersebar di sejumlah kabupaten, dan dari jumlah itu, ditemukan pula 2 titik api.

"Update hari ini, kita deteksi adanya temuan 8 titik panas, serta 2 titik api," ujar Kepala BMKG Pekanbaru, Sukisno, Selasa (24/07/18) pagi tadi.

Sukisno menjelaskan, 8 titik panas itu di antaranya 3 titik di Kabupaten Indragiri Hilir, 1 titik di Indragiri Hulu, 1 titik di Pelalawan, 1 titik di Kepulauan Meranti, 1 di Rokan Hilir dan 1 di Siak.

"Dari jumlah itu, terdeteksi pula 2 titik api. Ada1 titik di Indragiri Hulu dan 1 titik di Siak," kata Sukisno. 

Dia menyebutkan, pada pagi hari, kondisi cuaca di Riau pada umunya cerah berawan. Bahkan potensi hujan diprediksi ringan di sebagian wilayah, Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu.

"Sedangkan siang hari, cuaca cerah berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang di Kampar, Kuansing, Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hulu," katanya.

Sementara pada malam hari, prediksi cuaca cerah berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuansing, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Titik api yang terdeteksi BMKG tersebut dimungkinkan hasil kebakaran hutan dan lahan. Sebab, beberapa hari ini helikopter bolak balik melakukan pemadaman melalui udara.

Bahkan, petugas juga memadamkan kebakaran lahan dari darat.

Dari catatan, sejak Januari hingga Juli 2018, luas lahan yang terbakar total mencapai 2.445,16 hektare. Itu terjadi di sejumlah kabupaten.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau Edwar Sanger menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pemadaman bersama tim gabungan TNI Polri dan masyarakat.

"Lahan yang paling luas terbakar di Kepulauan Meranti yaitu sebanyak 938,31 ha,” ujar Edwar.

Sementara di Rokan Hulu lahan yang terbakar mencapai 3 hektare, di Rokan Hilir terbakar 265,25 ha, Dumai 389,5 ha, Bengkalis 389,5 ha. Siak 131,5 ha, Pekanbaru, 44,6 ha, Kampar, 22,75 ha, Pelalawan 90,5 ha, Indragiri Hulu, 133,5 ha, Indragiri Hilir, 37 ha.‎‎ [red]