Apkasindo : Petani Sawit Penentu Pemenang Pilkada Riau 2018

Apkasindo : Petani Sawit Penentu Pemenang Pilkada Riau 2018

Pengurus Apkasindo Riau bersama dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan

Beritariau.com, Pekanbaru - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menilai bahwa petani-petani sawit di Provinsi Riau sangat berperan dalam menentukan pemenang kontestasi Pilkada 2018, 27 Juni mendatang.


Riau sebagai Propinsi perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia, memiliki jumlah petani dari sektor sawit terbanyak.


Berdasarkan dari data iT Apkasindo Riau tahun 2018, terdapat 518 ribu kepala keluarga petani kelapa sawit di wilayah tersebut. 


Secara matematis, bila satu keluarga terdiri dari  tiga orang yang memiliki hak pilih, maka dapat dikalkulasi terdapat lebih dari 1,5 juta pemilih, atau hampir 50 persen dari total DPT Dr Provinsi Riau yang mencapai 3,7 juta pemilih.


Dari hitungan di atas, petani kelapa sawit beserta keluarga mempunyai peranan yang teramat penting dalam menentukan  pemimpin RIAU 2019-2024.


Untuk itu, Apkasindo mengimbau jika ingin Riau sebagai ikon Propinsi Sawit, petsni sawit agar jangan sampai golput. 


"Apkasindo juga meminta agar menghindari politik, suara petani sawit adalah penentu Gubernur Riau kedepan," kata Ketua Apkasindo Riau, Ir. Gulat ME Manurung, MP didampingi Sekretaris Rino Afrino, ST., MM.


Lebih jauh, Apkasindo berharap Gubernur Riau yang akan datang dapat lebih memprioritaskan dan memperhatikan permasalahan petani sawit khususnya legalitas lahan, produktivitas, dan infrastruktur serta  memperbaiki tata kelola kelapa sawit di Riau.


"Seperti mengembalikan posisi Dinas Pekebunan menjadi satu SKPD dan Pengawasan terhadap tata niaga/harga TBS," lanjutnya.


Gulat menilai cukup miris jika Komiditas Andalan Nasional yg didominasi oleh Riau, harus dipimpin oleh seorang Kepala Bidang, apalagi hasil penelitian Pusat diketahui bahwa Ekonomi Riau 47% dipengaruhi Agrobisnis Kelapa Sawit.


"Ekonomi Riau itu landasannya adalah agrobisnis kelapa sawit. Itu tak terbantahkan," tegasnya. 


Gulat mengatakan bahwa semua calon Gubernur yg mencalonkan diri dalam pesta rakyat adalah Putra Terbaik Riau, namun wajar jika berbeda cara pandang terhadap petani kelapa sawit.


Dia mengatakan bila salah memilih atau bahkan Golput maka 5 tahun Petani Sawit akan menderita karena Kebijakan Pemimpin Riau tidak berpihak kepada Petani Sawit.
[Don]