Simulasi Latihan Militer Bidogesit 2018
TNI AU Turunkan Paksa Pesawat Asing Masuk Udara NKRI

Pesawat TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Saat Simulasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin melakukan penurunan paksa pesawat asing yang melintasi wilayah udara NKRI secara ilegal.
Namun, penurunan paksa pesawat asing itu merupakan bagian dari simulasi latihan rutin tempur tahunan Bidogesit 2018.
"Melalui simulasi ini kita menguji kesiapan dan kemampuan unsur-unsur Lanud Roesmin Nurjadin," kata Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb Jajang Setiawan di Pekanbaru, Selasa (24/4/2018).
Simulasi tersebut melibatkan seluruh unsur militer yang memperkuat Lanud Roesmin Nurjadin.
Mulai dari Skadron Udara 16 dan 12 yang masing-masing diperkuat jet tempur F16 "fighting falcon" dan Hawk 100/200 "Black Panther" hingga Batalyon 462 Paskhas.
172 personel terlibat dalam latihan militer gabungan yang dimulai sejak awal pekan ini dan berakhir pada 1 Mei 2018 mendatang.
Selain "force down", terdapat sejumlah latihan lainnya yang terangkum dalam Bidogesit tersebut, termasuk diantaranya melakukan intersepsi pesawat asing serta penanganan "search and resque" prajurit dalam situasi tempur.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Antara pada latihan "force down" melibatkan tiga jet tempur Hawk 100/200. Satu dari tiga jet tempur itu disimulasikan sebagai pesawat asing yang memasuki wilayah udara NKRI bagian barat.
Seketika, dua Hawk 100/200 langsung diterangkan untuk mengidentifikasi pesawat asing yang dikendalikan seorang pilot itu.
Namun, prajurit TNI AU yang menerbangkan dua jet tempur Hawk 100/200 dan berupaya berkomunikasi dengan pesawat asing itu tidak mendapat respon yang baik. Sehingga prajurit AU harus menurunkan paksa pesawat asing itu.
Sementara itu, ratusan prajurit Paskhas 462 langsung tiba di landasan pacu Lanud Roesmin Nurjadin.
Dengan bersenjata lengkap, mereka membentuk formasi siaga ketika pesawat asing mendarat. Begitu juga puluhan personel POM AU, penjinak bom serta Intelijen dan anjing pelacak disiagakan di lokasi pendaratan.
Beberapa menit berselang, pesawat asing mendarat di landasan pacu Lanud Roesmin Nurjadin dengan dikawal dua jet tempur Hawk 100/200 TNI AU.
Petugas didarat langsung menyergap sang pilot yang belum diketahui identitasnya itu. Pilot itu juga sempat berusaha melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api.
Namun, jelas upaya itu gagal mengingat prajurit TNI AU dan pasukan khususnya siaga dan telah melakukan pengepungan. [don]

