Galeri Foto Kunjungan Lapangan DPRD Pekanbaru

Pasca SMPN4 terbakar, Komisi III & Disdik Pekanbaru ajukan anggaran Rp1,5 M

Pasca SMPN4 terbakar, Komisi III & Disdik Pekanbaru ajukan anggaran Rp1,5 M

Salah Seorang Siswa di SMPN 4 Pekanbaru, melihat kondisi ruangan belajar yang hangus terbakar

Beritariau.com, Pekanbaru - Pasca kebakaran yang menghanguskan 3 ruangan milik Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Pekanbaru, rombongan dari Komisi III DPRD Pekanbaru, melakukan kunjungan untuk melihat situasi pasca kebakaran di sekolah milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tersebut.

Kedatangan rombongan dari Komisi III DPRD Pekanbaru tersebut, disambut oleh Kepala Sekolah serta sejumlah perwakilan guru.

Mereka diajak berkeliling meninjau kondisi gedung pasca terbakar, serta melihat proses belajar mengajar siswa dan siswi di sekolah favorit se Pekanbaru tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafiz mengatakan, kunjungan ini dalam rangka melakukan koordinasi dan melakukan kroscek yang ada di lapangan.

Pasalnya, Komisi III dan Disdik Kota Pekanbaru, berencana akan bertolak ke Jakarta untuk meloby anggaran pusat sebesar Rp 1,5 miliar kepada Kementerian Pendidikan, untuk membantu renovasi gedung sekolah.

"Sebelum berangkat, kita ingin Disdik Pekanbaru mendata serta mengiventaris seluruh kerugian akibat kebakaran. Karena kami akan berangkat untuk mengajukan anggaran senilai Rp 1,5 miliar kepada Kementerian Pendidikan. Itu (anggaran, red) sudah cukup untuk memperbaiki semua kerusakan dan kerugian, karena kalau menunggu Pemko Pekanbaru baru bisa dibantu pada ABPD perubahan nanti,” kata Zulfan, kepada wartawan.

Kepala SMPN 4 Pekanbaru, Ridwan, mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Pekanbaru sangat didukung penuh oleh pihaknya.

Beruntung, saat ini proses belajar mengajar sudah kembali normal dengan jadwal yang sudah diatur sedemikian rupa.

"Kita mendukung langkah yang diambil oleh Komisi III DPRD Pekanbaru, karena itu memang kewenangan mereka sebagai anggota dewan. Alhmadulilah, saat ini proses belajar mengajar berjalan aman dan lancar,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, dalam APBD Pekanbaru memang disediakan dana cadangan yang diperuntukan khusus bagi kejadian bencana di Pekanbaru seperti KLB banjir, asap dan DBD.

Sedangkan untuk kasus kebakaran sekolah, hanya bisa diupayakan melalui bantuan dari Pemprov Riau atau pemerintah pusat dengan dana APBN. (*)

Kondisi Bangunan SMP N 4 Pekanbaru yang terbakar yang diberi garis polisi

Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, disambut oleh guru SMPN 4 Pekanbaru, saat melihat kondisi belajar siswa dan bekas bangunan yang terbakar

Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, melakukan dialog kepada salah seorang guru di SMPN 4 Pekanbaru dan mempertanyakan kondisi belajar siswa pasca kebakaran

Salah Seorang Siswa di SMPN 4 Pekanbaru, melihat kondisi ruangan belajar yang hangus terbakar

Rombongan Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, melakukan kunjungan di SMPN 4 Pekanbaru, pasca mengalami kebakaran hebat