DPRD: Pengawasan gas 3 kilo di Pekanbaru jauh dari harapan
Ilustrasi
Beritariau.com Pekanbaru - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fatullah, mengatakan, pengawasan terhadap pendistribusian gas elpiji 3 kilo gram (kg) di Kota Pekanbaru, sudah jauh dari harapan.
Politisi dari Partai Gerindra ini menyebut, masih banyak pendistribusian gas 3 kg banyak yang salah sasaran dan diperuntukkan bukan untuk orang miskin.
"Sebenarnya gas 3 kg tidak langka, namun pengawasan tadi tidak sempurna dan tidak efektif. Karena banyak rumah makan yang ada di Kota Pekanbaru masih memakai gas 3 kilogram," Kata H Fatullah, kepada wartawan, Senin (29/1/18).
Fatullah bahkan sudah beberapa kali mengingatkan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Pekanbaru, benar-benar melakukan pengawasan terhadap pendistribusian gas 3 Kg tersebut.
"Pengawasan ini yang penting, kasihan masyarakat. Beli gas ada yang Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per tabung. Apa tidak memikir sampai disitu? Kita minta Kadisperindag benar-benar bekerja, jangan ditaruh saja laporan dimeja saja dan tidak bekerja," tegasnya.
Ditanya soal pengawasan kartu kendali apa sudah berjalan dan dipertanyakan? Fatullah menyebut, sudah pernah mempertanyakannya. Lagi-lagi, hal itu (kartu kendali,red) tidak berjalan sesuai harapan.
"Sekarang ini banyak penjual yang nakal. Ini yang perlu ditertibkan sama Disperindag. Benar-benarlah disperindag bekerja pengawasannya. Ini banyak yang kurang dan masih jauh dari harapan kita," pungkasnya. [bam]

