Razia Polda Riau, ratusan miras dan kembang api diamankan

Razia Polda Riau, ratusan miras dan kembang api diamankan

Petugas mengecek dan mengamankan miras di sebuah toko di Pekanbaru (istimewa)

Beritariau.com, Pekanbaru - Jelang tahun baru, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau menggelar razia gabungan miras dan krmbang api, Jumat sore (29/12/2017). Hasilnya petugas mengamankan ratusan botol minuman keras dan kembang api dari sejumlah toko dan distributor di Pekanbaru.

Adapun sasaran pertama adalah distributor kembang api yakni Toko Berkat Toy Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru. Tindakan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan seluruh jenis kembang api dan sejenisnya yang ada pada toko tersebut.

Karena jenis dan jumlahnya sangat banyak maka dibawa sebanyak 24 kotak kembang api untuk diamankan dan kemudian nanti akan dicocokkan dengan dokumen. Jika semua jenis kembang api cocok dengan dokumen perizinan dari intel, maka akan diserahkan kembali.

Kemudian kegiatan razia dilanjutkan pada toko di Jalan Juanda dan di sana diamankan minuman keras berbagai merek. Diantaranya Contrue ukuran 250 mililiter dan 50 ml masing-masing sebanyak 24 dan 100 botol.

Ada juga diamankan miras merek Mansion sebanyak 4 kardus yang satu kardusnya berisi 24 botol. Selanjutnya turut diamankan Anggur Merah ukuran 650 ml sebanyak enam botol.

Masih di Jalan yang sama juga diamankan miras merek Columbus sebanyak 21 botol. Lalu Vodka 13 botol, 

Golden House delapan botol, Vodca Mix ukuran 650 ml sebanyak dua botol dan Whesky Bigbos ukuran 250 ml sebanyak 10 botol.

Kegiatan razia juga dilakukan ke toko di Pasar bawah Pekanbaru, namun tidak dtemukan adanya minuman keras.

"Untuk penyimpanan sementara kembang api dan miras tersebut diamankan di ruangan Wakil Direktur Reskrimum Polda Riau," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo.

Razia itu dipimpin oleh AKBP Asep Iskandar, selaku Kepala Subdit III Dit Reskrimum Polda Riau. Personil gabungan sebanyak 20 orang terdiri dari Ditreskrimum sembilan orang, Dit Intelkam dan Provost masing-masing dua orang serta personel Dit sabhara Polda Riau tujuh orang.(bas)