Jelang Konferensi 22 Oktober
Arief Siap Maju Calon Ketua PWI Kampar, Angota: Figur yang Tepat

Arief Pitopang Calon Ketua PWI Kampar | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Kampar - Jelang gelaran konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar pada Rabu (22/10/14) mendattang, kandidat calon mulai bermunculan meramaikan bursa pemilihan Ketua PWI nantinya.
Arief, salah satu kandidat yang berasal dari pengurus PWI Kampar bidang media cetak, online dan radio, menyatakan diri siap maju dalam pemilihan mendatang. Niat Arief ini, diakuinya atas dorongan sejumlah rekan-rekan yang memintanya.
"Insya Allah, saya siap maju. Ini semua atas dukungan teman-teman. Saya tak pernah terfikir untuk maju, namun, pemikiran rekan-rekan di PWI mendorong saya," ungkap Arief kepada wartawan di Bangkinang Kabupaten Kampar, Minggu (22/10/14).
Dalam kaca matanya, PWI Kampar saat ini telah mengalami kemajuan. Salah satunya, sikap antar sesama anggota yang cukup harmonis telah terbukti di era kepemimpinan Afrizal selaku ketua yang saat ini menjabat. Inilah yang menjadi niat Arief bersedia maju.
"Kita lihat, suasana sekarang sudah harmonis. Dengan ini, kita bisa lebih kompak membangun dan menjadikan PWI lebih dihargai dan bisa bicara untuk kepentingan pembangunan rakyat kepada pemerintah," terangnya.
Diharapkannya, rekan-rekan PWI Kampar juga memiliki semangat yang sama, dimana, PWI harus lebih ekstra mengawal kebijakan pemerintah agar mengutamakan kepentingan rakyat dan menghargai kebebasan pers.
"Itu pemikiran kita. Ini semua harus diawali dengan musyawarah dan kekompakan. Kalau sesama kita selalu ribut, kapan kita dihargai pemerintah ketika bersuara," tegasnya.
Pada kesempatan itu, sejumlah wartawan anggota PWI Kampar lainnya turut menyatakan dukungannya kepada Arief. Menurut mereka, Arief merupakan figur muda yang kreatif dan luwes bergaul.
"Dia (Arief) tak hanya dikenal di Kampar saja, bahkan, rata-rata wartawan di Pekanbaru cukup mengenalnya karena sikap bergaulnya yang luwes," ungkap Ulil, salah satu anggota PWI pendukung Arief.
Ulil mengatakan, profil Arief ini diharapkan bisa jadi semangat dan spirit baru bagi wartawan di Kampar. Dimana, lanjut Ulil, figur muda yang dinamis itu dekat dengan perubahan.
"Perubahan, itulah kata kunci bagi PWI di Kampar. Kita sudah bisa harmonis, sekarang kita harus lebih didengar pemerintah untuk bicara soal pembangunan dan kebebasan pers di Kampar," ujar Ulil.
Dalam kaca matanya, kebebasan pers di Kampar saat ini sedang diambang kejatuhan. Pasalnya, media dan wartawan tak dijadikan landasan pertimbangan pemerintah dalam melaksanakan kebijakan.
"Kebijakan dengan gaya suka-suka ini harus disikapi. Orang muda yang mampu mengangkat hal ini dengan tegas," jelasnya.
Untuk memenangkan Arief, ungkap Ulil, dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi jelang pemilihan agar target menang satu putaran bisa terwujud. Dukungan untuk Arief pasti akan bertambah.
"Kita sudah bulat. Tidak ada kata mundur bagi kita. Kerja keras dan kekompakan akan teruji disini. Ini demi nama besar PWI. Kita ingin, PWI sebagai lembaga dan individu lebih dihormati dan didengar. Tak hanya ketuanya saja," tegas Ulil.
Untuk visi dan misinya, Arief menyatakan tak banyak yang dia siapkan. "Bagi saya yang penting kebersamaan. Karena saya tak punya kepentingan disini. Ini respon dari kawan-kawan," pungkasnya. [red]

