Penyelewangan Gas Dilakukan Pangkalan Nakal

Disperindag Pekanbaru Temukan Indikasi Penyelewengan Distribusi Gas Subsidi

Disperindag Pekanbaru Temukan Indikasi Penyelewengan Distribusi Gas Subsidi

Distribusi Elpiji Di Salah Satu Pangkalan di Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menemukan indikasi penyelewengan gas bersubsidi tiga kilogram. Temuan itu berdasarkan hasil razia yang dilakukan oleh Disperindag Pekanbaru terhadap dua pangkalan di ibu kota provinsi Riau tersebut. 

     
"Kita tunggu pertanggung jawaban mereka," kata Kepala Bidang Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman di Pekanbaru, Jumat (3/11/17).

     
Ia merincikan kedua pangkalan yang diduga melakukan penyelewengan gas bersubsidi tersebut masing-masing PT Lisfa Inti Selaras di Kecamatan Rumbai dan PT Alam Anugerah di Kecamatan Tampan. 

     
Selain dugaan penyelewengan, pada pangkalan pertama Disperindag Pekanbaru juga mempertanyakan puluhan tabung gas yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. 

     
Selain itu, Disperindag juga menemukan adanya pelanggaran elementer seperti tidak dipasangnya papan nama pangkalan serta spanduk pemberitahuan Harga Eceran Tertinggi (HET). 

     
"Di pangkalan itu kami pertanyakan ke mana 52 tabung gas dari 100 tabung yang dikirim agen ke sana," ujarnya. 

     
Sementara di pangkalan kedua, PT Alam Anugerah Sejahtera ditemukan adanya kekosongan gas. Padahal kuota untuk pangkalan itu mencapai 1.300 tabung per bulan. Sementara pada buku catatan penjualan juga tidak terisi penuh. 

 

Irba mengatakan bahwa pihaknya terlebih dahulu memeriksa para pengelola pangkalan sebelum kemudian menjatuhkan sanksi. Namun dia menegaskan, sanksi pemutusan hubungan usaha (PHU) bisa menjadi opsi untuk setiap pelanggaran yang dilakukan.

 

Sementara itu, temuan-temuan itu sendiri semakin memperkuat adanya pangkalan nakal yang mendistribusikan gas subsidi tidak tepat sasaran. Perilaku pangkalan nakal seperti itu menjadi salah satu faktor kelangkaan gas di masyarakat. 

     
Lebih jauh, Irba mengatakan temuan pangkalan nakal yang berawal dari razia rutin tersebut akan terus dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. [don]