Kelabuhi Polisi, Pelaku Rubah Warna Rambut

Kesal dimintai uang usai ML, Ahmad habisi Cici di kamar 137

Kesal dimintai uang usai ML, Ahmad habisi Cici di kamar 137

Jasad perempuan yang ditemukan tewas di kamar Paus Parma Hotel. Dia diduga dibunuh dengan kepalanya ada darah akibat kekerasan benda tumpul | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Meski sempat merubah warna rambutnya, pelaku pembunuhan Cici Anisa (33), wanita yang ditemukan tewas di Kamar 137 Hotel Parma Paus Jalan Paus Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai pada 17 September 2017 lalu, tak mampu mengelabuhi polisi.

Ahmad Faisal (20) akhirnya dibekuk ‎Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru di kampung halamannya di Dusun Kangkungan Desa Kemantren, Mojokerto pada Jumat (06/10/17) malam sekitar pukul 23.00 wib. Penangkapan itu di ​back uo Satreskrim Polresta Mojokerto.

Kepada Polisi, Ahmad mengakui perbuatannya. Hanya gara-gara dongkol dimintai uang usai berhubungan badan, Ahmad nekat menghabisi nyawa Cici.

"Motifnya, pelaku dongkol dimintai uang oleh korban usai berhubungan badan," ungkap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata, Senin (09/10/17) malam.

Lanjut Edy, Ahmad mengaku membunuh Cici dengan cara memukul kepalanya sebanyak tiga kali menggunakan meja. Lalu, Ia membekap wajah korban dengan bantal dan selimut hingga tak bernyawa lagi. Lalu, Ia kabur.

"Saat ini, tersangka sudah diamankan di Mapolresta Pekanbaru untuk penyidikan lebih lanjut," pungkas Edy.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga sekitar Jalan Paus, Minggu 17 September lalu digegerkan dengan penemuan jasad wanita di kamar hotel Parma.

Cici ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur yang berlumuran darah dengan wajah tertutup bantal. Ia hanya mengenakan celana dalam.

Tewasnya Cici pertama kali diketahui oleh pegawai Hotel yang akan melakukan pengecekan terhadap tamu kamar hotel apakah akan check out ataupun yang akan memperpanjang sewa kamar.

Namun, kamar 137 itu terkunci tapi dalam kamar tersebut ada juga terdengar suara TV yang sedang menyala.

Pegawai itu pun memakai kunci serap dan akhirnya menemukan korban sudah tewas.

Menurut keterangan pihak hotel kepada Polisi, Cici sudah sekitar sebulan menginap di hotel itu. Ia diketahui merupakan warga Pekanbaru namun dengan identitas kelahiran Palembang.

Pada hotel tersebut juga diamankan mobil milik korban yang berwarna putih.

Sebagai petunjuk bagi kepolisian, wajah pelaku sempat terekam kamera CCTv. [bas/red]‎