Horor, anak perempuan ini saksikan ibunya ditikam hingga tewas di Inhil

Ilustrasi (merdeka.com)
Beritariau.com, Pekanbaru - Kejadian horor kembali teejadi di Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kali ini seorang perempuan berumur 42 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di warungnya di Jalan Karya, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Rabu (04/10/2017) pukul 06.00 WIB.
Korban YN (42) diketahui tewas saat saksi, anaknya DN (11) melihat ibunya itu sedang terbaring di warung. Saat itu juga saksi melihat ibunya tidak sendirian.
Terlihat olehnya seorang laki-laki tidak dikenal dengan sebilah parang atau senjata tajam. Begitu horornya apa yang terlihat itu membuatnya langsung melarikan diri.
Tahu ayahnya tidak di rumah diapun lewat belakang rumah untuk memberitahu ayahnya AJ (57). Ketika itu ayahnya memang sedang mengantarkan makanan untuk anak laki-lakinya IM (19) di warung pinggir jalan Pekan Arba.
Setelah bertemu, kemudian bersama-sama ayah dan dua anaknya langsung bergegas pergi ke rumahnya untuk melihat keadaan sang ibu. Namun yang didapati sekeluarga itu hanya ibunya yang sudah terlihat terbaring seorang diri di warung rumahnya tersebut
Tubuh korban dalam bersimbah darah dan bahkan lantai juga digenangi oleh cairan tersebut. Keadaan warung kebutuhan sehari-hari itu tampak tidak tampak berantakan, tapi terlihat ada onggokan kardus yang juga terkena darah.
Akhirnya diketahui korban telah meninggal dunia dan kemudian dilaporkan ke polisi. Untuk sementara aparat diamankan barang bukti berupa pakaian dan kalung emas korban.
Belum diketahui apa motif pembunuhan yang dilakukan terhadap korban yang mata pencahariannya berdagang bersama suaminya ini.
"Saat ini, kasus masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Inhil," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Rabu (04/10/2017).[bas]

