Tiba-tiba saja nenek di Pekanbaru ini dititipi pistol buatan Belgia

Tiba-tiba saja nenek di Pekanbaru ini dititipi pistol buatan Belgia

Senjata api genggam jenis FN merk Browing Made in Belgium dengan 13 butir peluru kaliber 9 mm tiba-tiba saja dititipkan ke rumah warga di Pekanbaru | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Kejadian aneh menghampiri Hj Rosnidar (63) Jalan Nuri Gang Belibis RT 05 RW 03 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai. Entah apa pasalnya, pada Kamis (21/09/2017) siang tadi tiba-tiba saja dia diberikan tas oleh seorang laki-laki tak dikenal.

Saat itu dia sedang duduk-duduk santai lalu datang pria dengan sepeda menitipkan tas tersebut dan pergi lari. 

Lelaki itu mengendarai sepeda motor  jenis Honda Beat warna putih nomor polisi tidak diketahui. Dia menitipkan  satu buah tas sandang warna coklat kepada Hj. Rosnidar.

Nenek itu merasa kebingungan karena  dititipkan tas sehingga timbul niat untuk membukanya. Ternyata dirinya melihat isinya senjata api genggam jenis FN merk Browing Made in Belgium dengan 13 butir peluru kaliber 9 mm.

Lalu dia menyampaikannya kepada suaminya yang kebetulan Ketua RT 5 di sana, Aliyus (68).  Pensiunan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum ini langsung menghubungi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Tangkerang Tengah Aiptu Marwan. 

Aiptu Marwan selaku langsung mendatangi tempat kejadian perkara ditemukan senjata api tersebut. Setelah itu yang beraangkutan mengamankan barang bukti senjata api ke Kepolisian Sektor Bukit Raya.

 "Masih dilidik dari keterangan saksi-saksi. Info keterangan dari saksi, si ibu tersebut, pelaku naik sepeda motor dan berhenti di depan teras rumahnya," kata Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi, Kamis (21/09/2017).

Kata Edy melanjutkan bahwa aparat kepolisian bertugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan memberikan rasa aman dan ketentraman masyarakat. Bhabinkamtibmas tidak mengenal hari baik libur, tetap siaga untuk memenuhi panggilan masyarakat kapan diperlukan.[bas]